Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Stakeholder Untuk Menciptakan Program CSR yang Berkelanjutan Humaedi, Sahadi; Asyia, Arifah Di'Faeni Nurul; Herdiana, Naufaldy Azzura
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol 12, No 1 (2025)
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sd.v12i1.43504

Abstract

Program Corporate Social Responsibility (CSR) memiliki peran yang penting dalam menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan, terutama di Indonesia, di mana CSR menjadi kewajiban bagi perusahaan berdasarkan undang-undang. PT Pertamina menjalankan program CSR "Pertamina Hijau," yang berfokus pada pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat, dengan berbagai kegiatan seperti penanaman mangrove dan pengelolaan keanekaragaman hayati. Keberhasilan dan keberlanjutan program ini sangat bergantung pada peran aktif berbagai pemangku kepentingan (stakeholders). Pendekatan Power-Interest Grid digunakan untuk memetakan posisi masing-masing pemangku kepentingan berdasarkan kekuatan dan minat mereka terhadap program tersebut. Analisis ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, akademisi, dan LSM sangat penting untuk mencapai tujuan jangka panjang dan memastikan dampak yang berkelanjutan. Melalui kerja sama yang efektif, program CSR dapat berjalan dengan sukses, memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan, serta mendukung pembangunan yang ramah lingkungan dan inklusif. 
Pemenuhan Hak Asasi Manusia untuk Pendidikan Pengungsi Anak di Indonesia Asyia, Arifah Di'Faeni Nurul; Sinurat, Gabriela Dameni Natalia; Nulhaqim, Soni Akhmad
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 4, No 3 (2023): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v4i3.40303

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang belum meratifikasi Perjanjian Konvensi Pengungsi dan Protokol Pengungsi. Meski demikian, Indonesia tetap menerima pengungsi secara Internasional dan melakukan pemenuhan hak-hak pengungsi, termasuk juga pemenuhan hak pendidikan bagi pengungsi anak. Pentingnya pemenuhan hak pendidikan pada anak juga dipertegas pada UU Nomor 20 Tahun 2003 pasal 1 ayat (14), bahwa setiap anak yang ada di dunia ini berhak mendapatkan hak pendidikan yang dimilikinya sejak lahir dengan bertujuan untuk membantu pertumbuhan serta perkembangan jasmani dan rohani anak agar memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan dijenjang berikutnya. Dalam penulisan artikel ini, kami menggunakan metode studi literatur dengan mengumpulkan sekitar 12 artikel atau bahan bacaan yang sudah ada sebelumnya dan menjadikan hal tersebut sebagai acuan. Hasil penelitian menemukan bahwa masih terdapat kendala dan permasalahan dalam pemenuhan hak pendidikan pengungsi anak di Indonesia, seperti masalah komunikasi hingga masalah administrasi. Namun, Indonesia tetap berupaya untuk memaksimalkan pemenuhan hak tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat kondisi pemenuhan hak pendidikan pengungsi anak di Indonesia serta peran pekerja sosial dalam upaya memenuhi hak tersebut. 
Analisis Stakeholder Untuk Menciptakan Program CSR yang Berkelanjutan Humaedi, Sahadi; Asyia, Arifah Di'Faeni Nurul; Herdiana, Naufaldy Azzura
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Educational Sciences, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sd.v12i1.43504

Abstract

Program Corporate Social Responsibility (CSR) memiliki peran yang penting dalam menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan, terutama di Indonesia, di mana CSR menjadi kewajiban bagi perusahaan berdasarkan undang-undang. PT Pertamina menjalankan program CSR "Pertamina Hijau," yang berfokus pada pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat, dengan berbagai kegiatan seperti penanaman mangrove dan pengelolaan keanekaragaman hayati. Keberhasilan dan keberlanjutan program ini sangat bergantung pada peran aktif berbagai pemangku kepentingan (stakeholders). Pendekatan Power-Interest Grid digunakan untuk memetakan posisi masing-masing pemangku kepentingan berdasarkan kekuatan dan minat mereka terhadap program tersebut. Analisis ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, akademisi, dan LSM sangat penting untuk mencapai tujuan jangka panjang dan memastikan dampak yang berkelanjutan. Melalui kerja sama yang efektif, program CSR dapat berjalan dengan sukses, memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan, serta mendukung pembangunan yang ramah lingkungan dan inklusif. 
PENINGKATAN PEMAHAMAN GENERASI MUDA DALAM MENGATASI PROBLEMATIKA SAMPAH DI KAMPUNG KADATUAN Humaedi, Sahadi; Asyia, Arifah Di'Faeni Nurul; Herdiana, Naufaldy Azzura; Arga, Wening Kinasih Putu
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 9, No 1 (2026): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Juli 2026
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v9i1.72237

Abstract

Masalah sampah masih menjadi salah satu isu yang terjadi di kota-kota besar di Indonesia. Kabupaten Bandung pun turut merasakan fenomena tersebut. Dalam mengatasi hal tersebut, pemerintah Kabupaten Bandung telah mengatur masalah tersebut melalui Peraturan Daerah Nomor 21 Tahun 2009, yang kemudian direvisi menjadi Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2012, didukung pula oleh Peraturan Bupati Nomor 25 Tahun 2010 yang kemudian diubah menjadi Peraturan Bupati Nomor 55 Tahun 2013. Akan tetapi, dalam pelaksanaannya, masalah sampah masih sering terjadi, termasuk pula di Kampung Kadatuan RW 08. Untuk mengatasi hal tersebut, pendekatan pemberdayaan masyarakat dapat dilakukan. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik participatory rural appraisal dalam mengatasi permasalahan sampah di RW 08 Kampung Kadatuan. Hasil kajian menunjukkan bahwa melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat, program seperti ABC (Anak Bojong Cinta Kebersihan) berhasil meningkatkan kesadaran anak-anak sekolah mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.