Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

STUDI LITERATUR: PROGRAM PEMBERIAN MAKAN DI SEKOLAH DAN HUBUNGANNYA DENGAN STATUS GIZI Ulfah, Syafrina; Handayani, Fitri
Jurnal Penelitian Kesmasy Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Penelitian Kesmasy
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatan Deli Husada Delitua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpksy.v7i2.2286

Abstract

Malnutrition in school-aged children continues to be a public health issue in Indonesia. The Free Nutritious Meal Program (MBG), established in Indonesia, has the capacity to mitigate malnutrition among school-aged children. This literature review examines the impact of school feeding programs on children's nutritional status, referencing prior research. The review synthesizes evidence from studies conducted in countries including China, Ethiopia, Ghana, and the United States. Findings suggested that school feeding programs can improve the nutritional status of school-aged children, particularly in resource-limited areas. These programs have been shown to impact health outcomes positively (such as weight, height, and BMI) and contribute to overall health improvement. Targeting vulnerable children is crucial for the success of school feeding programs. Program design must prioritize food diversity, adequate nutritional content, and food safety to ensure effectiveness. Continuous monitoring and further research are essential to eval__uate and enhance the long-term impact of these interventions.
IMPLEMENTASI KONSEP KOTA SEHAT: KAJIAN LITERATUR DALAM PERSPEKTIF KEBIJAKAN DAN INDIKATOR WHO Fitry, Inayyah Nur; Ulfah, Syafrina
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v5i2.5441

Abstract

Urbanisasi yang pesat menimbulkan berbagai tantangan kesehatan di perkotaan, seperti kemacetan, polusi udara, dan meningkatnya penyakit tidak menular. Menanggapi hal ini, World Health Organization (WHO) memperkenalkan konsep healthy city pada 1986, yang mengintegrasikan perencanaan kota dengan kesehatan fisik dan sosial. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi praktik terbaik, tantangan, dan peluang penguatan program kota sehat di Indonesia berdasarkan tinjauan literatur sistematis dekade 2014–2024. Metode yang digunakan adalah systematic literature review dari sumber seperti PubMed, Science Direct, dan Google Scholar. Hasil menunjukkan lima tema utama: kebijakan dan tata kelola, partisipasi masyarakat, kolaborasi lintas sektor, pengelolaan lingkungan, serta sistem monitoring dan evaluasi. Di Indonesia, meski ada Forum Kota Sehat, hambatan seperti koordinasi sektoral yang lemah, partisipasi publik yang rendah, dan evaluasi berbasis data yang belum optimal masih terjadi. Penguatan kebijakan, sistem evaluasi, dan koordinasi lintas sektor penting untuk mencapai kota sehat berkelanjutan.
Pengaruh Penyuluhan One Day One Egg terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu sebagai Upaya Pencegahan Stunting pada Balita di Kelurahan Sicanang Hamzah, Diza; Ulfah, Syafrina; Handayani, Fitri
Miracle Journal Vol. 5 No. 2 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/mj.v5i2.1723

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang ditandai dengan tinggi badan anak yang tidak sesuai dengan usianya, khususnya pada kelompok balita. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mencegah stunting adalah program one day one egg yang mendorong konsumsi protein hewani setiap hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penyuluhan one day one egg terhadap peningkatan pengetahuan ibu di Kelurahan Belawan Sicanang. Desain penelitian menggunakan quasi experimental tipe one group pre-test and post-test design. Intervensi dilakukan dengan metode active and participatory learning selama dua hari berturut-turut, melalui penyampaian materi, pemutaran video edukatif, dan praktik oleh peserta. Pengukuran pengetahuan dilakukan sebelum dan sesudah intervensi dengan menggunakan kuesioner. Sampel penelitian berjumlah 40 orang ibu yang diambil melalui teknik total sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji paired t-test dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 18,87 (SD = 13,96) sebelum intervensi menjadi 22,00 (SD = 15,22) setelah intervensi, dengan selisih rata-rata sebesar 2,13 poin atau peningkatan 5,34%. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan pengetahuan yang signifikan setelah penyuluhan diberikan (p-value = 0,000).
HUBUNGAN ANTARA DAERAH TEMPAT TINGGAL DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI SUMATERA UTARA Manullang, Hengki Frengki; Lubis, Fithri Handayani; Ulfah, Syafrina; Ginting, Monika Nina
Jurnal Penelitian Kesmasy Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Penelitian Kesmasy
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatan Deli Husada Delitua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpksy.v8i1.2696

Abstract

Diarrhea is an endemic disease of significant concern in Indonesia and ranks as the second-largest cause of mortality among children under the age of five. This study aims to identify the correlation between residential location and the incidence of diarrhea in toddlers aged 24–59 months in North Sumatra Province, utilizing data from the 2023 Indonesian Health Survey (SKI). This research used a quantitative design with a cross-sectional approach and included 3784 toddlers aged 24 to 59 months. Analysis was performed using the chi-square test. The results of the analysis showed a p-value of 0,002 (p < 0,05), indicating a strong correlation between place of residency and the incidence of diarrhea. An odds ratio (OR) of 1,670 indicates that toddlers living in urban areas are 1,670 times more predisposed to experiencing diarrhea compared to their rural counterparts. The findings underscore the necessity of considering regional context in the fight against diarrhea in North Sumatera, necessitating interventions adapted to urban and rural settings to enhance the specificity and efficacy of prevention programs aimed at lowering diarrhea incidence in toddlers.
IMPLEMENTASI KONSEP KOTA SEHAT: KAJIAN LITERATUR DALAM PERSPEKTIF KEBIJAKAN DAN INDIKATOR WHO Fitry, Inayyah Nur; Ulfah, Syafrina
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v5i2.5441

Abstract

Urbanisasi yang pesat menimbulkan berbagai tantangan kesehatan di perkotaan, seperti kemacetan, polusi udara, dan meningkatnya penyakit tidak menular. Menanggapi hal ini, World Health Organization (WHO) memperkenalkan konsep healthy city pada 1986, yang mengintegrasikan perencanaan kota dengan kesehatan fisik dan sosial. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi praktik terbaik, tantangan, dan peluang penguatan program kota sehat di Indonesia berdasarkan tinjauan literatur sistematis dekade 2014–2024. Metode yang digunakan adalah systematic literature review dari sumber seperti PubMed, Science Direct, dan Google Scholar. Hasil menunjukkan lima tema utama: kebijakan dan tata kelola, partisipasi masyarakat, kolaborasi lintas sektor, pengelolaan lingkungan, serta sistem monitoring dan evaluasi. Di Indonesia, meski ada Forum Kota Sehat, hambatan seperti koordinasi sektoral yang lemah, partisipasi publik yang rendah, dan evaluasi berbasis data yang belum optimal masih terjadi. Penguatan kebijakan, sistem evaluasi, dan koordinasi lintas sektor penting untuk mencapai kota sehat berkelanjutan.