Elsyra, Nova
Universitas Persada Indonesia YAI

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS PELEPAT ILIR KABUPATEN BUNGO Elsyra, Nova
IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 2 No 3 (2018): IKRAITH-HUMANIORA vol 2 Nomor 3 Bulan November 2018
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.128 KB)

Abstract

Penelitian ini didasari oleh sarana atau peralatan kesehatan yang dimiliki Puskesmas Kecamata Pelepat Ilir belum sesuai dengan standar pelayanan, terutama peralatan-peralatan medis yang dipergunakan dalam memberikan pelayanan, karena peralatan yang dimiliki Puskesmas Kecamatan Pelepat Ilir masih sangat terbatas, sehingga hal tersebut menjadi kendala Puskesmas Kecamatan Pelepat Ilir untuk memenuhi standar pelayanan yang layak. Metode penelitian yangdigunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan tujuan untuk menggambarkan realitas yang cermat terhadap fenomena yang terjadi yang digunakan untuk memecahkan masalah berdasarkan fakta yang nampak. Hasil penelitian bahwa adapun pelaksanaan standar pelayanan di Puskesmas Pelepat Ilir Kabupaten Bungo yaitu meliputi standar pelayanan rawat jalan, Standar pelayanan Rawat Inap, Standar Pelayanan PONED, Standar Pelayanan UGD, Standar Pelayanan Persalinan Normal, Standar Pelayanan Administrasi, Standar Pelayanan Laboratorium, Standar Pelayanan Pojok Gizi. Standar pelayanan ini dibuat salah satu tujuannya agar dapat memberikan pelayanan yang maksimal terhadap masyarakat. Hambatan yang dihadapi oleh Puskesmas Kecamatan Pelepat Ilir adalah Tidak semua program pelayanan kesehatan Puskesmas Kecamatan Pelepat ilir berjalan sesuai yang diharapkan, SOP (Standar Operasional prosedur) tidak berjalan sesuai dengan yang telah ditetapkan, Masih kurangnya koordinasi antara Puskesmas Pelepat Ilir dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo. Upaya-upaya dalam mengatasi hambatan yang dilakukan oleh Puskesmas Kecamatan Pelepat ilir adalah Meningkatkan Program Kesehatan Masyarakat, dan Memaksimalkan penggunaan SOP Puskesmas serta Menentukan standar pelayanan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo. 
PELAKSANAAN PROGRAM KELUARGA BERENCANA DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA DI TANAH TUMBUH KABUPATEN BUNGO Elsyra, Nova; Rusnaini, Sasmita
IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 2 No 3 (2018): IKRAITH-HUMANIORA vol 2 Nomor 3 Bulan November 2018
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.756 KB)

Abstract

Bedasarkan Undang – Undang No.52 Tahun 2009 Tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga pasal 4 ayat 2 menyebutkan bahwa Pembangunan keluarga bertujuan untuk meningkatkan kualitas keluarga agar dapat timbul rasa aman, tenteram, dan harapan masa depan yang lebih baik dalam mewujudkan kesejahteraan lahir dan kebahagiaan batin hal ini yang melatar belakangi tulisan ini dan Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang betujuan untuk mengetahui pelaksanaan program keluarga berencana dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. Hasil penelitian dan pembahasan menggambarkan bahwa pelaksanaan program keluarga berencana dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga masih kurang baik. Hal tesebut dilihat dari beberapa hambatan di UPT – KB adalah kurangnya tenaga Pelaksanaan Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) atau Pelaksanaan Keluarga Berencana (PKB) di kantor UPT – KB kecamatan tanah tumbuh, kurangnya keinginan dari Pasangan Usia Subur (PUS) Untuk ikut serta dalam program keluarga berencana, masih banyak masyarakat yang tabu akan penyampain pelaksanaan program keluaraga berencana (KB) dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga, Upaya - Upaya yang di lakukan oleh UPT – KB Kecamatan Tanah Tumbuh Kabupaten Bungo diantaranya adalah Menambah Tenaga PLKB/PKB Guna Meningkatkan Pelaksanaan Program Keluarga Berencana (KB) dalam Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga. Meningkatkan Keinginan dari Pasangan Usia Subur untuk ikut serta dalam Program Keluarga Berencana (KB). Berupaya Memberikan Pemahaman tentang manfaat program KB Kepada Masyarakat Yang Masih (TABU)