Hapifah, Hapifah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGUATAN PROFESIONALISME NADZIR SEBAGAI STRATEGI TATA KELOLA WAKAF PRODUKTIF UNTUK KEMANDIRIAN EKONOMI UMAT Dwi Haryono, Wiwik; Hapifah, Hapifah
J-ESA (Jurnal Ekonomi Syariah) Vol 8 No 1 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/jesa.v8i1.4294

Abstract

Nadzir memiliki peran yang sangat strategis dalam mengelola dan melindungi harta wakaf. Menurut Undang-Undang Wakaf Nomor 41 Tahun 2004, nadzir termasuk ke dalam tiga kategori: nadzir perseorangan, organisasi, dan badan hukum. Mengembangkan aset wakaf dengan cara yang menghasilkan keuntungan berkelanjutan bagi masyarakat adalah tugas utama Nadzir. Selain itu, aspek legalitas aset wakaf juga menjadi perhatian utama untuk menjaga agar statusnya sebagai harta amal tidak terganggu oleh klaim dari pihak yang tidak berwenang. Untuk mencapai tujuan ini, nadzir harus melakukan hal-hal berikut: melegalkan kepemilikan tanah wakaf melalui penerbitan sertifikat, menyelesaikan masalah hukum terkait aset wakaf yang masih dipersengketakan, dan meningkatkan sistem manajemen wakaf yang efektif dan berkelanjutan. Dengan mengingat bahwa nadzir memegang peran penting dalam sistem pengelolaan wakaf dalam konteks ini, kualitas sumber daya manusianya harus diperhatikan secara khusus. Untuk memaksimalkan manfaat wakaf untuk pemberdayaan umat, nadzir perseorangan, organisasi, maupun badan hukum idealnya diisi oleh orang-orang yang profesional dan dapat dipercaya—atau amanah—dengan integritas, kejujuran, akhlak mulia, pengalaman yang memadai, dan penguasaan dalam bidang administrasi dan keuangan yang relevan dengan tugas pengelolaan wakaf.