Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi dan implementasi teknologi blockchain dalam meningkatkan keamanan dan keabsahan data akademik di era digital. Meningkatnya ancaman kebocoran data dan pemalsuan dokumen akademik menjadi urgensi untuk mengeksplorasi solusi inovatif seperti blockchain. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada beberapa institusi pendidikan yang telah atau sedang menjajaki implementasi blockchain untuk pengelolaan data akademik. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan terkait, analisis dokumen, dan observasi sistem yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa blockchain memiliki potensi signifikan dalam menciptakan sistem penyimpanan data akademik yang terdesentralisasi, transparan, dan tidak dapat diubah (immutable), sehingga meminimalisir risiko pemalsuan ijazah, transkrip nilai, dan dokumen penting lainnya. Implementasi smart contract dalam blockchain juga memungkinkan otomatisasi proses verifikasi dan validasi data secara efisien. Meskipun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan dalam implementasi blockchain, termasuk isu skalabilitas, interoperabilitas dengan sistem yang ada, dan kebutuhan akan pemahaman serta keahlian teknis. Kontribusi penelitian ini terletak pada penyediaan kerangka konseptual dan rekomendasi praktis bagi institusi pendidikan dan pembuat kebijakan dalam mempertimbangkan adopsi blockchain sebagai solusi untuk pengamanan dan otentikasi data akademik di era digital, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kepercayaan terhadap kualitas dan integritas sistem pendidikan secara nasional.