Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN PUSAT PELAYANAN TERPADU PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN ANAK (P2TP2A) KOTA LHOKSEUMAWE DALAM MEMBERIKAN LAYANAN KONSELING KEPADA ANAK KORBAN KEKERASAN SEKSUAL Maghfirah, Dinda
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v5i2.15897

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh isu kekerasan seksual terhadap anak yang terus terjadi di Indonesia khususnya di kota Lhokseumawe. Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan Dan Anak (P2tp2a) Kota Lhokseumawe sebagai wadah pelayanan perempuan dan anak harus mengoptimalkan perannya dalam upaya pemenuhan informasi dan kebutuhan di bidang Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, Politik, Hukum, Perlindungan dan Pencegahan tindak kekerasan, dan perdagangan perempuan dan anak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu suatu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dan lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui layanan konseling yang diperoleh anak korban kekerasan seksual dalam proses pendampingan yang dilakukan oleh Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TP2A). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Peran Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Lhokseumawe adalah memberikan pelayanan pendampingan, berupa: pelayanan bantuan hukum, pelayanan bantuan medis, pelayanan pendampingan psikologis. 2). Faktor penghambat Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Lhokseumawe, berupa: kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM) psikologis, trauma korban, keterbatasan anggaran, persepsi negatif terhadap korban, sikap apatis masyarakat, kurangnya sarana dan prasarana..