Adiputra, Muhlis Hajar
Jurnal Ilmiah Administrasita

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERUBAHAN EKONOMI MASYARAKAT NELAYAN DARI ALAT TANGKAP IKAN TRADISIONAL KE MODERN DI KELURAHAN LAPPA KECAMATAN SINJAI UTARA KABUPATEN SINJAI Adiputra, Muhlis Hajar
Jurnal Ilmiah Administrasita Vol 7 No 2 (2016): Edisi Desember 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Administrasita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6.859 KB)

Abstract

Adapun yang melatarbelakangi sehingga penulis tertarik melakukan penelitian ini yaitu melonjaknya harga bahan bakar minyak (BBM) yang mempengaruhi tingginya biaya operasional melaut yang tidak sebanding penghasilan sehingga dapat merugikan para nelayan dan keterbatasan fasilitas alat tangkap ikan serta masih banyaknya nelayan menggunkan alat tangkap tradisional yang dapat memperlambat hasil penangkapan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tentang Perubahan Ekonomi Masyarakat Nelayan dari Alat Tangkap Ikan Tradisional ke Modern di Kelurahan Lappa Kecamatan Sinjai Utara Kabupaten Sinjai. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, yaitu tipe penelitian yang bersifat deskriptif. hal ini memberikan gambaran atau mendiskripsikan tentang Perubahan Ekonomi Masyarakat Nelayan dari Alat Tangkap Tradisional Ikan ke Modern di Kelurahan Lappa Kecamatan Sinjai Utara Kabupaten Sinjai dengan sumber informasi masyarakat buruh nelayan yang dianggap mengetahui proses perubahan ekonomi tersebut. Adapun teknik pengumpulan data yaitu diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian menujukkan bahwa Perubahan Ekonomi Masyarakat Nelayan dari Alat Tangkap Ikan Tradisional ke Modern masih belum mengalami peningkatan sebagaimana mestinya. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yaitu Cuaca yang ekstrim, Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Harga ikan yang tidak stabil, dan Upah dengan sistem bagi hasil. Namun faktor yang paling dominan mempengaruhi yaitu Upah yang diberikan kepada buruh nelayan dengan sistem bagi hasil, serta peran pemerintah dalam melindungi buruh nelayan.
AKUNTABLITAS DAN TRANSPARANSI PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA DI DESA BOTOLEMPANGAN, KECAMATAN SINJAI BARAT, KABUPATEN SINJAI Adiputra, Muhlis Hajar
Jurnal Ilmiah Administrasita Vol 7 No 1 (2016): Edisi Juni 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Administrasita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6.859 KB)

Abstract

Adapun yang melatarbelakangi sehingga penulis tertarik melakukan penelitian ini yaitu karena harapan dan keinginan masyarakat tidak sesuai dengan kenyataan yang ada, yang mana akuntabilitas dan transparansi pengelolaan alokasi dana desa (ADD) ini masih belum optimal, terutama dari segi efektivitas dan efisiensinya, serta teknik pemerintah dalam mengalokasikan dana desa tersebut. Selain itu informasi tentang program-program yang akan dilaksanakan oleh pemerintah desa yang didanai oleh alokasi dana desa masih banyak yang tidak diketahui oleh masyarakat sehingga masyarakat tidak dapat berpartisipasi dan menyumbangkan idenya pada pelaksanaan program tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tentang akuntabilitas dan transparansi pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Boto Lempangan, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, yaitu tipe penelitian yang bersifat deskriptif. Hal ini memberikan gambaran atau mendeskripsikan tentang akuntabilitas dan transparansi pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Boto Lempangan, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, dengan sumber informasi Kepala Desa, Sekertaris Desa, Ketua BPD, aparat pengelola Alokasi Dana Desa (ADD), dan masyarakat yang dianggap mengetahui proses pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) tersebut. Adapun teknik pengumpulan data  yaitu diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Akuntabilitas dan transparansi pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Boto Lempangan, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai belum efektif dan efisien serta jauh dari tujuan akuntabel dan transparan. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya praktik penyalahgunaan dana yang ditemukan selama dalam penelitan ini. Selain itu harapan untuk menyelenggarakan good governance demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan desa juga belum tercipta sepenuhnya.
STRATEGI PROMOSI POTENSI PARIWISATA DI KABUPATEN SINJAI Adiputra, Muhlis Hajar
Jurnal Ilmiah Administrasita Vol 8 No 01 (2017): Edisi Juni 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Administrasita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6.859 KB)

Abstract

Tipe penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data yakni data primer melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan yang digunakan yakni pegawai dalam lingkup Kantor Kebudayaan dan Pariwisata, masyarakat serta Informan lain yang mengetahui terkait dengan penelitian yang akan dilakukan. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis interaktif dengan cara Reduksi data dan Penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian memberikan kesimpulan bahwa strategi promosi penawaran pariwisata melalui periklanan, promosi penjualan dan pemasaran langsung sangat perlu untuk dilakukan. Orang akan lebih tertarik pada sebuah tempat wisata apabila melihat promo wisata tersebut lewat televisi/iklan daripada lewat brosur ataupun surat kabar. Adapun jenis periklanan yang telah dilakukan adalah melalui media cetak, media elektronik. Strategi penawaran pariwisata melalui promosi penjualan dengan pemberian diskon dalam kegiatan lingkup secara global mutlak diberikan. Upaya promosi pariwisata melalui penjualan telah dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata melalui brosur, leaflat, majalah, dan media elektronik. Begitupun strategi penawaran pariwisata melalui pemasaran langsung. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata telah melakukan promosi media seperti yang telah dilaksanakan, adapun aksesnya bisa dilihat melalui internet melalui link www.sinjai.go.id dan tourismsinjai.go.id. Kendala-kendala promosi seperti sumber daya manusia akan penguasaan bahasa asing sangat perlu dimiliki petugas/pegawai Dinas Pariwisata. Mengingat kunjungan wisatawan yang membutuhkan guide (pemandu wisata). Sarana dan prasana juga dapat mempengaruhi dalam melakukan promosi penawaran pariwisata. Sarana dan infrastruktur menjadi daya tarik untuk mempromosikan wisata sinjai dalam orientasi global. Mengenai sarana dan prasarana yang dimiliki Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sudah mendukung namun perlu ditingkatkan mengingat adanya destinasi wisata yang direvitalisasi. Sedangkan latar belakang pendidikan pegawai yang tidak berasal dari bidang pariwisata tidak begitu mempengaruhi akan tetapi tergantung dari semangat dan kemampuannya dalam mempromosikan pariwisata. Mengenai latar belakang pendidikan yang dimiliki Pegawai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata terdiri dari sarjana pariwisata sekitar 4 (empat) orang dan yang lainnya terdiri dari spesifikasi ilmu sosial, ekonomi dan pemerintahan. Tapi semua latar belakang pendidikan yang dimiliki pada akhirnya bersinergis bersama-sama membangun pariwisata di Kabupaten Sinjai
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN JAMINAN KESEHATAN DAERAH DI KABUPATEN SINJAI Adiputra, Muhlis Hajar
Jurnal Ilmiah Administrasita Vol 3 No 2 (2013): April 2013
Publisher : Jurnal Ilmiah Administrasita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6.867 KB)

Abstract

Pembangunan kesehatan adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen bangsa yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat setinggi-tingginya. Dalam kerangka mencapai tujuan tersebut, pembangunan kesehatan dilaksanakan secara terarah, berkesinambungan dan realistis sesuai tahapannya. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan  Jaminan Kesehatan Daerah di Kabupaten Sinjai. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tipe deskriptif.. Penelitian kualitatif  digunakan dengan maksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subyek penelitian secara holistic, dan dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa pada suatu konteks khusus yang alamiah dan dengan memanfaatkan berbagai metode ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurangnya pemahaman masyarakat terhadap program tersebut, tetapi tingkat penerimaan masyarakat terhadap program tersebut sangat tinggi. Jumlah pegawai yang kurang sehingga pelaksanaan pelayanan pada masyarakat tidak maksimal. Kurangnya pegawai pelaksana program tersebut berdampak pada kerjasama yang tidak baik pada pemberi layanan kesehatan dalam hal ini Puskesmas dan Rumah Sakit. Tidak disiplinnya peserta Jamkesda membayar premi menyebabkan banyaknya anggaran yang dikeluarkan pemerintah untuk menanggulangi dana klaim. Sarana dan prasarana yang belum memadai yang menyebabkan kinerja pengelola tidak maksimal untuk melaksanakan program tersebut. Disimpulkan, jalannya suatu implementasi harus didukung oleh masyarakat. Pengelola yang cukup untuk memaksimalkan kerjasama dengan pihak lain, serta anggaran tersedia dengan prasarana yang memadai untuk mendukung kebijakan tersebut.