Zain, Ismaini
Departemen Statistika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemodelan Faktor Sosial Ekonomi terhadap Status Kawin Remaja Menggunakan Regresi Logistik Biner di Provinsi Jawa Timur Nurdianti, Putri; Zain, Ismaini
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 12, No 6 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v12i6.144203

Abstract

Data Badan Pusat Statistik tahun 2021 menunjukkan bahwa terdapat 0,58% perempuan yang menikah di bawah usia 15 tahun dan 9,23% perempuan menikah di bawah usia 18 ta-hun menjadikan Indonesia menempati peringkat kedua perka-winan dini tertinggi di ASEAN dan kedelapan di dunia. Di Pro-vinsi Jawa Timur, sebanyak 10,44% perempuan yang menikah di bawah usia 18 tahun. Perkawinan dini yang di dalamnya ter-masuk perkawinan remaja menjadi masalah yang serius karena memperpanjang masa reproduksi dan meningkatkan angka pu-tus sekolah sehingga perlu dilakukan pencegahan dengan memi-nimalisir faktor-faktor yang memengaruhi perkawinan remaja. Untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh, dilakukan penelitian dengan status kawin remaja yang digunakan sebagai variabel respons dalam penelitian ini berskala nominal dengan dua kategori, yaitu pernah kawin dan belum kawin. Sementara itu, variabel prediktor yang digunakan adalah indikator-indika-tor dari faktor sosial ekonomi antara lain tingkat pendidikan, status bekerja, domisili, penggunaan media sosial, dan status ke-miskinan. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal da-ri Survei Sosial Ekonomi Nasional Maret 2022 dengan jumlah sampel sebanyak 2.110 remaja perempuan usia 18–20 tahun di Provinsi Jawa Timur. Melalui analisis deskriptif, didapatkan karakteristik remaja yang berstatus pernah kawin, yaitu ting-kat pendidikan kurang dari sekolah dasar, tidak menggunakan media sosial, berdomisili di pedesaan, tidak memiliki pekerjaan, dan berasal dari rumah tangga miskin. Hasil pengujian inde-pendensi mendapatkan bahwa tingkat pendidikan, penggunaan media sosial, domisili, status bekerja, dan status kemiskinan me-miliki keterkaitan dengan status kawin remaja di Provinsi Jawa Timur. Hasil pemodelan regresi logistik biner yang memiliki ketepatan klasifikasi sebesar 85,17%, sensitivitas 52,38%, spesi-fisitas 86,52%, dan AUC sebesar 77,34% menunjukkan bahwa variabel-variabel sosial ekonomi yang berpengaruh signifikan terhadap status kawin remaja di Provinsi Jawa Timur adalah tingkat pendidikan, penggunaan media sosial, domisili, dan sta-tus bekerja.