Maheswari, Labiba Safaalma
Departemen Statistika Bisnis Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kapabilitas Proses Penulisan Berita Media Resmi Televisi Institut Teknologi Sepuluh Nopember Maheswari, Labiba Safaalma; Nuriman, Muhammad Alifian; Aridinanti, Lucia
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 13, No 4 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v13i4.147412

Abstract

ITS TV merupakan salah satu media publikasi resmi milik perguruan tinggi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berbasis audio dan visual. ITS TV memiliki program unggulan yang paling banyak diajukan oleh civitas academica ITS, yaitu News. Program News merupakan sumber pembe-ritaan aktual kegiatan di ITS yang memiliki standar kualitas produksi berupa SOP, di mana naskah berita harus memenuhi beberapa kriteria. Namun tidak jarang reporter melakukan ke-salahan dalam pembuatan naskah berita, sehingga dapat me-nyebabkan program gagal tayang. Selama ini standar kualitas yang ditetapkan dalam hal penulisan naskah dibedakan men-jadi empat jenis cacat. Bobot setiap jenis cacat adalah 40% untuk Kelas A (sangat serius), 30% untuk Kelas B (serius), 20% untuk Kelas C (cukup serius) dan 10% untuk Kelas D (tidak serius). Selain itu, analisis kualitas hanya dilakukan secara des-kriptif, belum pernah dilakukan kapabilitas proses. Analisis kapabilitas sangat penting untuk melihat seberapa baik proses berlangsung. Hasil analisis kapabilitas menyatakan proses pe-nulisan naskah berita telah kapabel pada fase I dan II karena indeks kapabilitas lebih dari 1, dan dengan menggunakan peta Demerit proses terkendali secara statistik. Dalam hal ini, telah terjadi peningkatan kualitas pemberitaan di ITS TV karena indeks kapabilitas pada fase I sebesar 2,068 menjadi 2,281 pada fase II. Jenis cacat yang paling sering terjadi baik pada fase I maupun II adalah kesalahan penulisan kaidah kebahasaan