Sektor perikanan Indonesia memiliki komoditas eks-por unggulan yang banyak diminati di pasar internasional, de-ngan salah satu komoditas unggulan, yaitu ikan tuna. Indonesia merupakan produsen ikan tuna terbesar di dunia dengan produksi terbesar, yaitu jenis ikan tuna Sirip Kuning. Pasar internasional utama Indonesia dalam mengekspor ikan tuna adalah Jepang. Negara Jepang merupakan salah satu negara dengan tingkat konsumsi ikan per kapita tertinggi di dunia, hal itu menyebabkan permintaan akan ikan tuna Indonesia menja-di tinggi. Banyaknya permintaan ekspor tuna disebabkan oleh konsumsi ikan dunia yang terus mengalami peningkatan setiap tahunnya khususnya ke negara Jepang. Hal ini berdampak pa-da produksi ikan tuna Sirip Kuning yang berfluktuasi. Sehingga peramalan jumlah ekspor ikan tuna Sirip Kuning sangat dibu-tuhkan bagi pemerintah untuk menentukan kebijakan dalam penyediaan tuna Sirip Kuning. Peramalan dilakukan untuk me-ngetahui jumlah ekspor ikan tuna Sirip Kuning pada periode mendatang menggunakan metode peramalan ARIMA. Hasil pe-nelitian menunjukkan bahwa jumlah ekspor ikan tuna Sirip Kuning ke pasar Jepang tertinggi pada bulan November 2014 dan terendah pada bulan Desember 2016. Rata-rata ekspor ter-tinggi berdasarkan bulan pada tahun 2014 hingga 2022, yaitu bulan Desember. Model ARIMA yang terbaik untuk meramal-kan jumlah ekspor ikan tuna Sirip Kuning ke pasar Jepang adalah ARIMA (1,0,0). Akurasi model tersebut dilakukan menggunakan nilai RMSE sebanyak 6,63 dan MAPE sebanyak 30,39% sehingga akurasi model ini dikatakan cukup baik. Hasil ramalan model terbaik dilakukan untuk meramalkan periode bulan Januari hingga Desember 2023 dengan pendugaan jum-lah ekspor ikan tuna Sirip Kuning ke pasar Jepang mempunyai tren yang menurun, di mana jumlah ekspor tertinggi terjadi bulan Januari dan paling rendah bulan Desember.