Setiyono, Budi
Departemen Matematika Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sinkronisasi Basis Data Relasional dengan Basis Data NoSQL dengan Pendekatan Query Direct Access (Studi Kasus Pada PostgreSQL dan MongoDB) Alfatih, Farrel Muhammad; Setiyono, Budi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 13, No 4 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v13i4.155712

Abstract

Banyaknya aplikasi big data menyebabkan lonjakan data yang sangat besar. Basis data NoSQL (Not Only SQL) semakin banyak digunakan untuk memenuhi kebutuhan dalam menangani big data. NoSQL dapat menganalisis dan mengakses data (select) dengan performa yang lebih cepat dibanding basis data SQL. Sedangkan, basis data SQL mempunyai performa penyisipan data (insert) lebih cepat dibanding basis data NoSQL. Selain itu, basis data SQL juga memiliki struktur data yang teroraganisir dan konsisten. Dibanding melakukan migrasi yang memakan waktu, biaya, dan tidak menggunakan kelebihan dari basis data SQL, penggunaan data adapter dapat mengintegrasi antara kedua basis data dengan memaksimalkan kelebihan dari masing-masing basis data. Basis data SQL akan menerima permintaan insert, update, dan delete. Sedangkan basis data NoSQL akan menerima permintaan select. Kedua basis data memiliki data yang sama karena dilakukan transformasi data oleh data adapter. Proses transformasi data terdiri dari dua tahapan, yaitu inisialisasi data dan sinkronisasi data. Tahap inisialisasi data berfungsi untuk memindahkan seluruh data dari basis data SQL ke basis data NoSQL dan hanya dilakukan sekali. Tahap sinkronisasi data dilakukan untuk menyelaraskan data antara kedua basis data setiap terjadinya perubahan data pada basis data SQL. Pendekatan query yang digunakan adalah Query Direct Access yang dapat memberikan kebebasan terhadap modul interaksi dalam melakukan permintaan tanpa harus menunggu proses sinkronisasi selesai. Dari hasil uji coba dilakukan evaluasi performa sehingga didapatkan bahwa sistem data adapter berhasil melakukan sinkronisasi data antara basis data relasional dan basis data NoSQL. Sistem data adapter memiliki rata-rata performa pengambilan data lebih cepat 124 ms dibanding dengan sistem yang tidak menggunakan data adapter. Untuk kasus penyisipan data (insert), basis data relasional memiliki rata-rata performa lebih cepat 33.027 ms dibanding basis data NoSQL. Selain itu, pertumbuhan waktu yang dibutuhkan data adapter untuk melakukan pengambilan data select dan transformasi data meningkat secara linear.