Ardianto, Okta Putra Setio
Departemen Desain Interior Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Penerapan Konsep Ecotourism pada Desain Interior Terminal Internasional Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Bali Guna Mendukung Peningkatan Branding Pariwisata Ramadhani, Alya Syarifa; Ardianto, Okta Putra Setio
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 12, No 6 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v12i6.132444

Abstract

Bali menjadi salah satu tujuan wisata utama di Indonesia. Pulau ini memiliki banyak faktor penarik pengunjung, terutama pada aspek ekowisata. Citra pariwisata yang memiliki jumlah peminat tinggi sebab kekayaan alam, budaya dan nilai estetika yang menjadi kekhasan pada daerahnya. Sektor pariwisata mempunyai peranan penting dalam usaha mencapai sasaran pembangunan. Dalam mendukung penyelenggaraan pariwisata tersebut, perlu mempertahankan ketertarikan wisatawan. Sebagai gerbang awal sebelum memasuki Pulau Bali, Bandar Udara Terminal Internasional I Gusti Ngurah Rai menjadi cerminan karakter, kekayaan budaya dan identitas Bali sebagai branding pariwisata daerah untuk meningkatkan minat wisatawan. Konsep ekowisata dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan branding. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji desain interior bandar udara yang menerapkan konsep pemasaran pariwisata dan menghadirkan pengalaman penumpang melalui budaya Bali dan ecotourism dalam bandar udara. Berdasarkan konsep tersebut, diharapkan dapat meningkatkan pemasaran dan branding pariwisata “Ecotourism” dengan ruang interaktif menggunakan metode media informasi industri pariwisata. Penelitian menggunakan metode design thinking melalui tahap empathize, define, ideate, prototype, dan kemudian pengembangan desain yang divalidasi dengan test evaluation menggunakan Customer Satisfaction Index (CSI) melalui kuesioner. Dari penelitian dihasilkan perancangan pada area Arrival Hall. Konsep ecotourism diaplikasikan melalui pola geometris Subak, cerminan motif tersebut diwujudkan melalui dinding, lantai, dan plafon sebagai elemen estetis. Konsep tersebut ditampilkan dengan pemakaian warna yang hangat bernuansa alam serta material yang heavy duty. Untuk mendapatkan informasi terkait pariwisata, disediakan kiosk sebagai penunjang media informasi bagi para penumpang. Hasil pada validasi desain CSI yang diajukan telah memenuhi variabel pernyataan yang disajikan dengan perhitungan skor sebesar 48,25 poin dari maksimum skor 50 poin. Melalui analisa tersebut dapat disimpulkan bahwa rancangan telah menerapkan konsep ecotourism sesuai dengan nilai variabel yang diekspresikan dalam bandar udara.
Eksplorasi Teknologi Interaktif pada Desain Interior Fasilitas Edukasi Air Bersih Pradana, Muhammad Zulfikar Arfan; Ardianto, Okta Putra Setio
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v13i1.129775

Abstract

Berdasarkan Tujuan Pembangunan Keberlanjutan (SDGs) nomor 6 yaitu menjamin ketersediaan pengelolaan air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan untuk semua, pengelolaan air menjadi tugas penting bagi pemerintah daerah sebagai upaya pembangunan keberlanjutan yang sejahtera untuk manusia dan lingkungan. Secara lebih rinci pada SDGs nomor 6 target 6.b yaitu mendukung dan memperkuat partisipasi masyarakat lokal dalam meningkatkan pengelolaan air dan sanitasi, maka partisipasi masyarakat menjadi kunci kualitas air yang dikelola. Berdasarkan hal tersebut maka sebagai salah satu upaya peluasan informasi, pemerintah membangun pusat edukasi air bersih sebagai media edukasi pengelolaan air kepada masyarakat sekaligus sebagai media pengabadian benda koleksi. Melalui penelitian ini, peneliti bertujuan untuk menciptakan desain interior pusat edukasi air bersih yang mampu menarik banyak pengunjung. Tujuan tersebut kemudian diolah melalui metode design thinking, yaitu empathize melalui observasi dan wawancara, define melalui anailsa hasil wawancara, ideate melalui uraian konsep, prototype melalui visualisasi desain perancangan, dan test melalui validasi desain kepada pihak pengelola dan calon pengguna objek perancangan. Berdasarkan proses penelitian yang telah dilakukan peneliti terhadap objek desain, maka diperoleh hasil rancangan yang berfokus terhadap optimalisasi interaksi yang akan memberikan perubahan signifikan pada peningkatan minat pengunjung, terutama sarana edukasi melalui media teknologi. Optimalisasi tersebut menggunakan media instalasi sebagai sarana interaksi yang dibagi berdasarkan 3 klasifikasi, yaitu informasi yang diterapkan pada 87 persen jenis instalasi sebagai akses informasi audio visual, gamifikasi yang diterapkan melalui instalasi Jaga Air dan Mengalir, dan Pembangun suasana melalui instalasi Under River dan Limbah Kita.