Verina Christialim
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Likuiditas, Leverage, Sales Growth, Dan Capital Intesity Terhadap Agresivitas Pajak (Studi Empiris Pada Perusahaan Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Pada Tahun 2020-2023) Verina Christialim
Global Accounting Vol. 4 No. 1 (2025): Global Accounting : Jurnal Akuntansi
Publisher : Fakultas Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Faktor-faktor seperti likuiditas, leverage, sales growth, dan capital intensity, akan diperiksa untuk mengetahui adanya pengaruh dengan agresivitas pajak. Risiko pajak yang setara (ETR) sebagai metrik untuk agresivitas pajak (variabel dependen). Beberapa contoh variabel independen adalah rasio lancar (CR), yang mengukur likuiditas, rasio utang terhadap aset (DAR), yang mengukur leverage, sales growth (SG), dan capital intensity (CAPINT). Dengan menggunakan teknik purposive sampling, peneliti memilih 22 perusahaan dengan sesuai kriteria untuk penelitian. Peneliti menggunakan SPSS 26 untuk menganalisis data. Berikut hasil awal studi likuiditas ditunjukkan oleh nilai thitung 0.264 < 1.9889 ttabel. Tidak ada pengaruh antara likuiditas dan agresivitas pajak karena nilai p-value lebih tinggi dari tingkat signifikansi 0.792. Hubungan antara leverage dan agresivitas pajak secara statistik signifikan (0.001 < 0.05) dengan nilai thitung 3.424 > 1.98896 sehingga leverage berkontribusi terhadap Agresivitas Pajak. Tingkat signifikansi 0.068 dan nilai thitung -1.852 < 1.98896, sehingga dapat diartikan tidak ada pengaruh yang berarti antara sales growth dengan Agresivitas Pajak. Dengan nilai signifikansi 0,179 > 0,05, maka capital intensity tidak mempengaruhi Agresivitas Pajak. Pada tingkat signifikansi 0,000 < 0,05, uji simultan menghasilkan nilai fhitung 8,632 > 2,48 ftabel. Beberapa variabel, termasuk likuiditas, leverage, sales growth, dan capital intensity mempengaruhi tingkat agresi pajak.