Setiawan, Intan Maharani Putri
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Digitalisasi Transaksi Dengan Qris: Analisis Tingkat Konsumsi Mahasiswa Di Era Modern Setiawan, Intan Maharani Putri; GP, Nailah Muzdalifah
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 6.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) terhadap tingkat konsumsi mahasiswa. Seiring meningkatnya popularitas pembayaran digital, QRIS telah menjadi salah satu metode utama yang digunakan oleh mahasiswa dalam melakukan transaksi sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang melibatkan 100 responden mahasiswa di wilayah Kota Bandung. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan QRIS memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat konsumsi mahasiswa, di mana kemudahan, kecepatan, dan keamanan transaksi melalui QRIS mendorong mahasiswa untuk lebih sering berbelanja. Selain itu, ketersediaan QRIS di berbagai lokasi turut mendukung peningkatan penggunaan metode pembayaran ini di kalangan mahasiswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa adopsi QRIS tidak hanya mempengaruhi frekuensi pembelian, tetapi juga diskon atau promosi berpengaruh besar terhadap jumlah transaksi yang dilakukan menggunakan QRIS.
KUNCI KEBERHASILAN : BAGAIMANA KEPEMIMPINAN MANAJER MENAVIGASI KARYAWAN MENUJU PUNCAK KINERJA Setiawan, Intan Maharani Putri; Putri, Nailah Muzdalifah Gustiawan
Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 2 No. 5 (2024): Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepemimpinan merupakan elemen kunci dalam kesuksesan sebuah perusahaan. Dalam hal ini manajer bertanggung jawab untuk meningkatkan kinerja dan efektivitas karyawan agar perusahaan dapat bersaing dan bertahan di era globalisasi saat ini. Kinerja karyawan merupakan kunci keberhasilan sebuah organisasi karena kinerja karyawan yang tinggi mencerminkan produktivitas, efisiensi, dan profitabilitas yang tinggi. Pemahaman mengenai kinerja karyawan dapat membantu perusahaan untuk meningkatkan produktifitas, kepuasan kerja, dan memperkuat daya saing di pasar. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman dan menganalisis pengaruh kepemimpinan manajer terhadap kinerja karyawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik wawancara kepada manajer dan karyawan serta observasi secara langsung selama 3 bulan untuk mengumpulkan informasi dan perspektif mereka terkait dengan pengaruh kepemimpinan manajer terhadap kinerja karyawan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa gaya kepemimpinan manajer memiliki pengaruh signifikan terhadap efisiensi kinerja karyawan. Karena kepemimpinan merupakan hal yang terpenting yang dimiliki oleh seorang manajer dalam mempengaruhi bawahannya untuk bekerja sama agar bisa mencapai tujuan organisasi. Kemampuan memimpin yang baik diperlukan untuk memberikan arahan yang jelas dan tegas kepada karyawan guna mencapai target produksi perusahaan sehingga perusahaan akan mendapatkan laba yang maksimal. Dengan menerapkan pendekatan yang komprehensif untuk memotivasi karyawan, manajer dapat meningkatkan efisiensi kinerja, mencapai tujuan, dan menciptakan lingkungan kerja yang positif bagi semua pihak. Dari hasil penelitian juga menunjukan bahwa manajer dapat menciptakan suasana kerja yang menyenangkan dan memberikan fasilitas yang memadai bagi karyawannya serta memberikan kompensasi berupa gaji dan bonus yang maksimal yang dapat membuat karyawan menjadi lebih senang dan meningkatkan motivasi dan produktivitas mereka dalam melakukan pekerjaan yang pada akhirnya meningkatkan jumlah produksi. Selain itu manajer juga menekankan untuk menangani kesalahan karyawan dengan pendekatan yang bijaksana dan komunikasi yang baik. Pendekatan ini tidak hanya bertujuan untuk memperbaiki kesalahan yang telah terjadi, namun untuk mencegah terulangnya kesalahan di masa depan dan mencegah terjadinya konflik di tempat kerja.