Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemenuhan Hak Kesehatan Narapidana Kelompok Rentan Khusus Lansia Nagif, Dika Fitranta; Subroto, Mitro
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 5.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemenuhan hak kesehatan bagi narapidana kelompok rentan khusus, terutama lansia, merupakan tantangan besar di lembaga pemasyarakatan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pemenuhan hak kesehatan bagi narapidana lansia, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta menawarkan rekomendasi untuk optimalisasi pemenuhan hak tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di beberapa lembaga pemasyarakatan di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ada upaya untuk memenuhi hak kesehatan narapidana lansia, masih terdapat berbagai kendala seperti keterbatasan fasilitas medis, kurangnya tenaga medis yang terlatih, dan minimnya program kesehatan khusus untuk lansia.
PEMBERDAYAAN NARAPIDANAMELALUI KETERAMPILAN PEMBUATAN REYENG DALAM MENDUKUNG PEMBINAAN KEMANDIRIAN DI RUTAN KELAS IIB TRENGGALEK Nagif, Dika Fitranta; Subroto, Mitro
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan narapidana melalui keterampilan pembuatan reyeng dalam mendukung pembinaan kemandirian di Rutan Kelas IIB Trenggalek. Latar belakang penelitian ini berfokus pada pentingnya keterampilan praktis sebagai bagian dari proses reintegrasi sosial narapidana. Fokus penelitian meliputi proses pelatihan, hambatan yang dihadapi, serta dampaknya terhadap kemandirian narapidana. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari narapidana, petugas pembimbing, dan pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan pembuatan reyeng memberi manfaat positif bagi narapidana, termasuk peningkatan keterampilan, kedisiplinan, dan kepercayaan diri. Namun, kendala seperti keterbatasan fasilitas dan waktu mempengaruhi efektivitas pelatihan. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pelatihan keterampilan pembuatan reyeng berperan penting dalam pembinaan kemandirian narapidana, meskipun terdapat hambatan yang perlu diperbaiki. Saran yang diajukan mencakup peningkatan fasilitas dan dukungan psikologis bagi narapidana.