Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SISTEM PEMERINTAHAN BERBASIS ELEKTRONIK (SPBE) SEBAGAI PILAR GOOD GOVERNANCE: REFLEKSI TATA KELOLA PEMERINTAH DAERAH Sasmita Dewi, Yupi
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 23 No 1 (2025): JIANA: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46730/jiana.v23i1.8247

Abstract

Abstract:Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) merupakan instrumen strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan transparan sesuai prinsip good governance. Efisiensi diartikan sebagai kemampuan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan publik secara optimal dengan sumber daya yang tersedia. Artikel ini menganalisis kontribusi SPBE terhadap prinsip efisiensi dalam tata kelola pemerintahan daerah di Indonesia dengan pendekatan studi literatur kualitatif. Fokus kajian berdasarkan PermenPAN-RB No. 59 Tahun 2020 dan kerangka OECD (2005) menyoroti dua domain utama layanan SPBE, yaitu layanan administrasi pemerintahan berbasis elektronik dan layanan publik berbasis elektronik. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan SPBE telah berhasil meningkatkan efisiensi birokrasi melalui percepatan proses administrasi, pengurangan biaya operasional, dan peningkatan transparansi layanan. Namun, masih terdapat tantangan dalam hal interoperabilitas sistem, kapasitas sumber daya manusia, dan pemerataan akses teknologi yang perlu menjadi perhatian untuk memaksimalkan manfaat SPBE. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan kebijakan dan sistem pemerintahan dengan menegaskan bahwa transformasi digital tidak hanya mempercepat proses birokrasi, tetapi juga merupakan pilar utama dalam mewujudkan good governance yang berkelanjutan di pemerintahan daerah. Keywords: Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, SPBE, Good Governance, Efisiensi, Tata Kelola Pemerintahan Daerah
Analisis Arah Kebijakan Baru Dalam Pengelolaan Sampah Di Kota Pekanbaru Menuju Swakelola Berbasis Komunitas Sasmita Dewi, Yupi
Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area Vol. 13 No. 1 (2025): PUBLIKAUMA, JUNI 2025
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/publika.v13i1.15117

Abstract

Pengelolaan sampah di Kota Pekanbaru selama ini dijalankan melalui skema kontrak dengan pihak ketiga, namun berbagai persoalan struktural dan teknis yang muncul menunjukkan perlunya pergeseran menuju model kebijakan yang lebih adaptif dan partisipatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji arah baru kebijakan pengelolaan sampah di Kota Pekanbaru yang sedang bertransisi menuju skema swakelola berbasis komunitas. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah dokumen kebijakan, pernyataan resmi pemerintah, serta artikel ilmiah dan berita lokal terkait. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui telaah sistematis terhadap sumber-sumber tertulis, sedangkan analisis data dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengidentifikasi dinamika kebijakan, kesiapan aktor lokal, serta tantangan kelembagaan yang dihadapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transisi kebijakan ditandai oleh pengakhiran kontrak dengan pihak ketiga, pembentukan Lembaga Pemungut Sampah di tingkat kelurahan, serta pemberdayaan kecamatan sebagai pelaksana teknis. Meskipun roadmap kebijakan belum dirumuskan, langkah-langkah operasional telah menunjukkan arah perubahan menuju tata kelola yang lebih kolaboratif. Temuan ini memberikan kontribusi awal dalam memahami konteks, peluang, dan hambatan dari kebijakan pengelolaan sampah berbasis komunitas.