Fakih, Moch Arhda
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBUATAN MODEL TIGA DIMENSI BANGUNAN KAMPUS UNIVERSITAS DR. SOETOMO MENGGUNAKAN DATA LIGHT DETECTION AND RANGING (LiDAR) Fakih, Moch Arhda
Elipsoida : Jurnal Geodesi dan Geomatika Vol 8, No 1 (2025): Volume 08 Issue 01 Year 2025
Publisher : Department of Geodesy Engineering, Faculty of Engineering, Diponegoro University,Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/elipsoida.2025.25976

Abstract

                                                                        ABSTRAKPada era modern sekarang banyak teknologi yang ditawarkan untuk membuat tiga dimensi (3D) suatu bangunan, salah satu teknologi yang ditawarkan adalah LiDAR (Light Detection and Ranging). Kelebihan yang ditawarkan dari teknologi tersebut seperti kecepatan pengambilan data yang tinggi, tingkat akurasi yang baik, lebih efektif dan lebih efisien, mampu mengukur pada objek - objek yang rumit dan kenampakan data hasil pengukuran yang mendekati dengan objek aslinya. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model tiga dimensi (3D) bangunan dengan tingkat ketelitian Level of Detail (LoD) 2 menggunakan data Light Detection and Ranging (LiDAR) di Kampus Universitas Dr. Soetomo, Surabaya. Data LiDAR yang digunakan berasal dari pelatihan PT. Halo Robotic pada 26 Juli 2024. Tahapan penelitian mencakup klasifikasi dan filtering point cloud, proses building vector, uji akurasi dengan perhitungan Root Mean Square Error (RMSE), dan analisis model berdasarkan parameter LoD yang diterbitkan oleh Open Geospatial Consortium (OGC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model 3D yang dihasilkan memenuhi parameter LoD 2, dengan nilai akurasi yang baik berdasarkan perhitungan RMSE sebesar 0,48 m. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari enam parameter LoD, tiga di antaranya, yaitu skala model, instalasi bangunan, dan bentuk struktur atap, sesuai dengan LoD 2. Sedangkan parameter kesalahan akurasi berada pada LoD 3 (0,5 m) dan parameter minimum ukuran objek sesuai dengan LoD 1 (5 m). Pemanfaatan data LiDAR dalam pembuatan model 3D ini mampu menghasilkan detail yang baik, terutama pada struktur atap bangunan, meskipun terdapat keterbatasan pada dinding bangunan yang cenderung berbentuk lurus mengikuti atap. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan teknologi pemetaan dan model spasial 3D untuk kebutuhan dokumentasi dan perencanaan infrastruktur.Kata kunci: LiDAR, Level of Detail , Model 3D, RMSE.