Prastiwi, Irene Budi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MENINGKATKAN DAYA PERSUASI POSTER BANK SAMPAH DALAM MENDORONG MINAT WARGA PERUMAHAN KELAS MENENGAH DI TANGERANG UNTUK MENDONASIKAN SAMPAH NONORGANIK Prastiwi, Irene Budi; Sahertian, Floreance
Journal Community Service Consortium Vol 3 No 2 (2023): Journal Community Service Consortium
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/consortium.v3i2.4270

Abstract

Bank sampah merupakan salah satu solusi untuk menyelesaikan masalah lingkungan yang disebabkan oleh sampah. Bank Sampah Avani merupakan bank sampah nonorganik yang terletak di kawasan komplek perumahan The Avani, BSD City, di Kabupaten Tangerang. Penghuni kawasan ini memiliki rentang ekonomi menengah hingga menengah ke atas.. Koordinator sukarelawan kegiatan Bank Sampah Avani mengalami kendala dalam meningkatkan jumlah donatur sampah di tempat tinggalnya. Pendekatan kualitatif dan kuantitatif dilakukan dengan menyebarkan kuesioner elektronik untuk menjaring umpan balik dan evaluasi kebermanfaatan Bank Sampah Avani; dan melakukan wawancara dengan koordinator sukarelawan serta pengepul sampah. Hasil kuesioner menemukan bahwa poster yang telah disebarkan dinilai kurang persuasif oleh warga. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengajak lebih banyak warga komplek perumahan untuk berpartisipasi sebagai donatur sampah dengan mengusulkan tiga poster baru beserta panduan teknik pembuatannya. Poster edukatif ini dilandasi oleh teori copywriting berbasis psikologi oleh Andy Maslen dengan metode Tempt, Influence, Persuade, dan Sell (TIPS) serta the Pleasure Principle. Peneliti berharap, dengan adanya poster baru ini, warga akan lebih tertarik untuk berpartisipasi dalam kegiatan pengumpulan sampah nonorganik yang pada akhirnya juga berkontribusi terhadap keberlangsungan bisnis para pengusaha dan pekerja di sektor circular economy.