Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kontribusi Pemikiran Ekonomi Abu Yusuf Terhadap Sistem Ekonomi Islam Safitri, Atika; Amelia Putri; Annisa Riani Simbolon; Muhammad Farhan; Ika Salsabila; Fitri Hayati
Advances in Management & Financial Reporting Vol. 3 No. 2 (2025): February - May
Publisher : Yayasan Pendidikan Bukhari Dwi Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60079/amfr.v3i2.508

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi pemikiran ekonomi Abu Yusuf Ya'qub bin Ibrahim al-Ansari terhadap sistem ekonomi Islam. Fokus utama kajian ini adalah kontribusi pemikiran Abu Yusuf dalam mewujudkan keadilan sosial, kesejahteraan publik, dan peran negara dalam pengelolaan ekonomi melalui karya monumentalnya Kitab al-Kharaj. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Data dikumpulkan melalui kajian terhadap literatur klasik karya Abu Yusuf serta analisis interpretatif dari berbagai studi kontemporer yang membahas pemikiran ekonomi Islam dan pengaruhnya terhadap kebijakan ekonomi di dunia Islam. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Abu Yusuf memiliki dampak signifikan dalam pembentukan sistem ekonomi Islam, terutama dalam hal perpajakan (kharaj, ushr), distribusi kekayaan, dan peran negara. Meskipun lahir dalam konteks sejarah tertentu, prinsip-prinsip ekonomi yang diajukan tetap relevan dalam menjawab tantangan ekonomi kontemporer, termasuk isu ketimpangan dan tata kelola fiskal. Implikasi: Pemikiran Abu Yusuf dapat dijadikan dasar konseptual dalam merancang sistem ekonomi Islam modern yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berorientasi pada kemaslahatan. Temuan ini memiliki implikasi praktis bagi pengembangan kebijakan fiskal dan kelembagaan publik di negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim.
Feasibility Study of Chatime Franchise Business Dini Vientiany; Annisa Riani Simbolon; Nur Afiqah Nabila; Hasbi Rizky Rawy
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 12 (2026): January
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18073574

Abstract

The development of the contemporary beverage industry in Indonesia shows rapid growth, especially in pearl milk tea-based products. One brand that has been able to maintain its existence is Chatime, a Taiwanese tea beverage chain that has more than 2,300 outlets in 38 countries, including around 460 outlets in Indonesia by 2025. This study aims to analyze the feasibility of the Chatime franchise business by reviewing various aspects, including market and marketing aspects, legal aspects, technical and operational aspects, management aspects, financial aspects, sharia and halal aspects, as well as economic, social, and environmental aspects. The method used is a qualitative descriptive approach using secondary data obtained from scientific literature, media reports, and official company documents. The results of the analysis show that Chatime has a clear target market, a standardized operational system, and promising financial prospects, even though it requires a relatively large initial investment of around IDR 1.4 billion. Overall, the Chatime franchise business is considered feasible to run and has the potential for sustainability in Indonesia.