Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rancang Bangun Prototipe Dry Bath Incubator dengan Pengendali Logika Fuzzy Berbasis Internet of Things (IoT) Bahri, Saeful; Mutawakkil, Muhammad Pasya
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol. 8 No. 1 (2025): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dry Bath Incubator merupakan alat penting di laboratorium yang digunakan untuk inkubasi mikrob. Kegiatan yang membutuhkan suhu stabil. Penerapan Logika Fuzzy memungkinkan pengendalian suhu yang stabil dengan kesalahan keadaan tunak yang rendah. Sedangkan kelebihan integrasi Internet of Things (IoT) memungkinkan pemantauan dan pengendalian jarak jauh secara real-time, meningkatkan efisiensi pengguna. Metodologi penelitian mencakup perancangan sistem kendali Logika Fuzzy, implementasi pada mikrokontroler ESP32. Pengujian performa alat berupa respons sistem kendali dan konektivitas IoT. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mencapai target suhu dengan waktu naik yang cepat, overshoot minimal, kesalahan keadaan tunak < 2%, dan mampu dikendalikan dengan baik melalui platform Blynk. Kesimpulannya, sistem ini efektif dalam mengendalikan suhu Dry Bath Incubator dengan respons sistem yang baik dan menawarkan fleksibilitas melalui kontrol jarak jauh berbasis IoT. Kata Kunciāˆ’ Dry Bath Incubator; Logika Fuzzy; Internet of Things (IoT) Abstract The Dry Bath Incubator is an important tool in the laboratory used for microbial incubation. Activities that require stable temperatures. The application of Fuzzy Logic allows stable temperature control with low steady-state errors. The advantages of Internet of Things (IoT) integration include real-time remote monitoring and control, and increasing user efficiency. The research methodology provides for the design of a Fuzzy Logic control system, implementation on an ESP32 microcontroller. Testing the performance of the tool in the form of control system response and IoT connectivity. The test results show that the system can achieve the target temperature with a fast rise time, minimal overshoot, steady-state error of < 2%, and can be controlled well through the Blynk platform. In conclusion, this system is effective in controlling the temperature of the Dry Bath Incubator, has a good system response, and offers flexibility through IoT-based remote control.
Robot Autonomous Sterilisasi Ruangan Memanfaatkan Ultraviolet-C dan Sistem Line Follower Mutawakkil, Muhammad Pasya; Turahman, Muhammad Bagus; Safitri, Meilia; Sakti, Brama
Medika Teknika : Jurnal Teknik Elektromedik Indonesia Vol. 4 No. 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mt.v4i2.15359

Abstract

Rumah sakit merupakan istilah fasilitas pelayanan kesehatan bertujuan menyembuhkan pasien yang sakit. Namun rumah sakit juga merupakan tempat yang rawan penularan infeksi nosokomial yang disebabkan oleh keberadaan mikroba patogen. Cara untuk meminimalkan mikroba patogen dapat melakukan sterilisasi menggunakan lampu ultraviolet (UV). Namun sterilisator ultraviolet yang awam digunakan di rumah sakit hanya diletakkan di tengah ruangan dan diam ditempat. Sehingga semakin jauh jarak objek yang akan disterilkan dan sumber cahaya ultraviolet, semakin kecil pula intensitas cahayanya. Akibatnya mikroba patogen yang berada jauh dari lampu UV tidak terpapar cahaya dengan sempurna. Maka diperlukan pembuatan sterilisator ultraviolet dengan mengkombinasikan sistem robotik berupa line follower agar mampu meratakan penyinaran dari ultraviolet terhadap seluruh benda yang tidak mampu dijangkau apabila lampu hanya diletakkan di tengah ruangan. Pada penelitian ini juga memastikan robot tetap berjalan di atas jalur yang sudah ditentukan dan mengukur kecepatannya menggunakan Tachometer. Sehingga penelitian ini menghasilkan pengujian robot yang mampu mengelilingi ruangan untuk meratakan penyinaran ultraviolet pada garis lintasan dengan keakurasian sebesar 60%-70% dan kecepatan berkisar 9-37 RPM.