Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Pencegahan Stunting melalui kampaye Smart Snacking untuk Menumbuhkan Kesadaran tentang Pentingnya Kecukupan Gizi siswa di Madrasah Ibitidaiyah Amerta, Midya Yuli; 'Athiyah, Qoni’atul; Ariani, Febrian Dwi Eki Putri; Afidah, Nurul; Alfia, Siti Mafudlotul; Rahmawati, Ira
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 3 No. 4 (2025): Bulan Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v3i4.194

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan serius di Indonesia yang disebabkan oleh asupan gizi tidak seimbang serta pola konsumsi makanan tidak sehat. MI Sholbiyah Simorejo menghadapi tantangan rendahnya kesadaran gizi di kalangan siswa dan orang tua, serta tingginya kebiasaan mengonsumsi camilan tinggi gula, garam, dan lemak (GGL). Kebiasaan ini berpotensi mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak, serta meningkatkan risiko stunting. Kegiatan ini bertujuan mencegah stunting melalui peningkatan pengetahuan, sikap, dan praktik konsumsi makanan sehat siswa dengan program kampanye Smart Snacking, edukasi gizi, serta intervensi pemberian camilan bergizi dan susu rutin. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang menekankan keterlibatan aktif siswa, guru, pengelola kantin, dan orang tua dalam identifikasi masalah, pelaksanaan program, serta refleksi hasil. Tahapan mencakup observasi partisipatif, edukasi gizi, distribusi makanan bergizi, dan pembuatan kebun gizi sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner pretest-posttest, dan pemantauan status gizi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan, sikap, dan kebiasaan konsumsi sehat siswa.
Optimalisasi Gerakan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) Melalui Kreasi Eco-Planter Di Minu Unggulan Wali Songo Sumberrejo: Optimization of the 3R Movement (Reduce, Reuse, Recycle) through Eco-Planter Creations at MINU Unggulan Wali Songo Sumberrejo Amerta, Midya Yuli; Sari, Fatimatus zahro Rafika; Udin, Rafi Ajrul Baha'; Wulandari, Siti Dwi Safitri; Ramadhani, Risqia; Asna, Umniyah Labibatul; Lutfiyah, Halimatul; Colili, Fitria Nur; Sahara, Linda Ayu; Lestari, Fitri Hidayati; Lestari, Nanik Indah
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v5i1.1213

Abstract

Permasalahan sampah, khususnya sampah plastik, masih menjadi tantangan serius dalam upaya pelestarian lingkungan, termasuk di lingkungan sekolah. Sekolah memiliki peran strategis dalam menanamkan kesadaran dan perilaku peduli lingkungan melalui penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan penerapan gerakan 3R melalui pendampingan pembuatan eco-planter di MINU Unggulan Wali Songo Sumberrejo. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan secara aktif siswa, guru, dan pihak madrasah dalam setiap tahapan kegiatan, meliputi identifikasi masalah, perencanaan tindakan, pelaksanaan, serta refleksi dan evaluasi. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui sosialisasi pengelolaan sampah berbasis 3R, pelatihan teknis dan praktik pembuatan eco-planter dari botol plastik bekas, serta pendampingan pemanfaatannya sebagai media tanam dan penghijauan sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap konsep reduce, reuse, dan recycle, berkembangnya kreativitas siswa dalam memanfaatkan limbah plastik, serta perubahan perilaku warga sekolah dalam mengelola sampah secara lebih bertanggung jawab. Eco-planter yang dihasilkan tidak hanya berfungsi sebagai produk daur ulang, tetapi juga sebagai media pembelajaran kontekstual yang terintegrasi dengan pembelajaran IPA dan sarana pendukung budaya sekolah peduli lingkungan. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dikembangkan secara berkelanjutan dan direplikasi pada sekolah lain sebagai model pengabdian berbasis pendidikan lingkungan hidup.