Keberhasilan pembelajaran di sekolah tidak terlepas dari peran seorang guru, posisi guru adalah garda terdepan dan merupakan sentral terlaksananya proses pembelajaran, agar pembelajaran berhasil maka seorang guru harus mampu untuk melakukan perencanaan pembelajaran, palaksanaan pembelajaran, evaluasi pembelajaran, dan tindaklanjut pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) perencanaan pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan Sekolah Menengah Atas Kota Banda Aceh. (2) pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan Sekolah Menengah Atas Kota Banda Aceh. (3) evaluasi pembelajaran guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan Sekolah Menengah Atas Kota Banda Aceh. (4) tindaklanjut pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan Sekolah Menengah Atas Kota Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini seluruh guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan Sekolah Menengah Atas Kota Banda Aceh yang berjumlah 43 guru, teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling adapun yang menjadi sampel dalam penelitian ini yaitu 6 guru. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu dengan tahapan: (1) reduksi data, dan (2) penyajian data. Hasil penelitian ini adalah (1) perencanaan pembelajaran yang dibuat guru berupa menyusun program tahunan (Prota), program semester (Prosem), minggu efektif, silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) sudah baik, namum guru belum seragam dan ada beberapa kompenen dalam penyusunan perencanaan pembelajaran masih keliru dan tidak dicantumkan guru, (2) pelaksanaan pembelajaran guru dilakukan dengan tiga tahap yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup, namun dalam pelaksanaan pembelajaran pada kegiatan pendahuluan guru tidak melaksanakan apersepsi, pada kegiatan inti tidak melaksanaan pendekatan saintifik dan pada kegiatan penutup guru tidak melaksanakan penilaian, refleksi, umpan balik dan tindaklanjut, (3) evaluasi pembelajaran yang dibuat guru berupa menyusun penilaian autentik untuk menilai pengetahuan, sikap, dan keterampilan sudah baik, dan (4) tindaklanjut pembelajaran yang dibuat guru berupa menyusun kegiatan perbaikan (remedial) dan pengayaan (enrichment) sudah baik.Kata kunci: analisis pembelajaran, pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan