Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

AGRARIAN CONFLICT AND CIVIL LAW IN MANAGEMENT OF C OIL MINING IN THE BATANG TORU PROTECTED FOREST AREA SOUTH TAPANULI Vivian Hasra Sitompul; Bastian Romual s; Muhammad Dzaky Epindo; Bambang Fitrianto
International Journal of Synergy in Law, Criminal, and Justice Vol. 2 No. 1 (2025): SLP-IJSLCJ
Publisher : PT. Sinergi Legal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70321/ijslcj.v2i1.68

Abstract

Management of Class C Mining in the Batang Toru protected forest area, South Tapanuli, is one of the crucial issues that triggers agrarian conflicts, especially related to the rights of customary law communities (MHA). This study aims to examine the civil law aspects in the management of Class C Mining and its implications for agrarian conflicts involving MHA. The agrarian conflict case in Batang Toru shows violations of civil regulations related to forest area use permits, business use rights, and utilization of natural resources. A descriptive qualitative approach is used in this study with a document analysis method of the National Inquiry report of the National Human Rights Commission and related government policies. The findings of this study indicate that agrarian conflicts in this area are driven by weak government supervision of the issuance of business permits, as well as rampant violations of MHA rights due to exploitation of natural resources that do not comply with legal procedures. The cases of PT. Gemala Borneo Utama and PT. Selantai Agro Lestari are real illustrations of how weak cross-sectoral government coordination has an impact on the sustainability of agrarian conflicts. In addition, the implementation of civil law in dispute resolution is still minimal due to the absence of cross-sectoral institutions that have full authority to handle agrarian conflicts comprehensively
Sampah Sebagai Salah Satu Pemasukan Dana Bagi Warga Desa Vivian Hasra Sitompul; Jelita Indri Shelomita Tanjung; Emmanora pangaribuan; Aura pretty adisty; Tamaulina Br.sembiring
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Februari 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesadaran masyarakat terhadap lingkungan saat ini masih kurang sehingga banyak sampah mencemari linkungan, salah satunya adalah sampah plastik. Sampah merupakan salah satu masalah lingkungan yang dihadapi setiap negara, yang menjadi perbedaaannya adalah bagaimana cara penanganan sampah tersebut. Jika ditangani dengan benar sampah akan menjadi berkah namun jika dibiarkan akan menjadi musibah. Masyarakat bisa memulai upaya kreatif melalui kegiatan secara kelompok maupun individu untuk mengolah sampah-sampah seperti plastik menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. Sampah yang sudah tidak dipakai bisa dimanfaatkan lagi melalui kreatifitas masyarakat dan juga bisa memberikan keuntungan ekonomi tambahan bagi masyarakat. Hal ini dapat dilakukan dengan mengolah sampah-sampah menjadi sebuah hasil karya yang berguna dan bernilai harga jual. Perkembangan upaya kreatif bisa didukung dengan adanya kreatifitas masyarakat dan diadakannya pelatihan dari pemerintah. Sampah juga menjadi salah satu sumber pemasukan dana bagi warga desa melalui program Bank sampah. Masyarakat diharapkan bisa mengurangi masalah sampah yang merusak lingkungan dan pandangan mata, dan meningkatkan perekonomian dengan ide-ide kreatif masyarakat tersebut.