Pemerintah Kabupaten Tegal telah membuat beberapa program dalam upaya percepatan penurunan stunting, salah satunya program kerja sama lintas sektor inovasi program Rames Saceting (rame-rame sakabehe ASN cegah stunting) tentang himbauan gerakan ASN pemerintah Kabupaten Tegal sebagai bentuk kontribusi dalam percepatan penurunan stunting. Dalam suatu program, diperlukan evaluasi untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan, kesesuaian, dan ketercapaiannya. Analisis evaluasi pelaksanaan program Rames Saceting di Kelurahan Kagok menggunakan metode evaluasi CIPP (konteks, input, proses, produk). Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif, pengambilan data dilakukan dengan wawancara mendalam secara langsung terhadap informan sesuai dengan pedoman wawancara yang telah disusun sebelumnya. Penentuan informan penelitian menggunakan teknik purposive dan didapatkan 4 informan utama dan 3 informan triangulasi. Metode analisis data dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pelaksanaan program Rames Saceting di Kelurahan Kagok telah terlaksana sesuai dengan kebutuhan, tujuan, dan sasarannya. Tenaga pelaksana dan anggaran sudah tercukupi, tidak terdapat sarana dan prasarana yang dibutuhkan dan disediakan. Tidak adanya pedoman dan rencana aksi berpengaruh pada proses pelaksanaan program dan penilaian capaian program. Pencatatan dan pelaporan telah dilaksanakan secara sistematis, dan dari hasil pelaksanaan program, tidak terdapat perubahan status gizi secara signifikan hanya ditemukan banyak sasaran program yang mengalami kenaikan tinggi badan sebesar 0,3 – 2 cm. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka dapat diketahui bahwa setiap aspek dalam CIPP saling berkaitan dan mempengaruhi.