Aulia, Arsila Noor Saputri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI PROGRAM KOMUNITAS UNTUK IKLIM (PROKLIM) DESA PASRUJAMBE, KECAMATAN PASRUJAMBE, KABUPATEN LUMAJANG Aulia, Arsila Noor Saputri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44381

Abstract

Perubahan iklim merupakan isu global yang berdampak signifikan terhadap kesehatan, lingkungan, dan ketahanan masyarakat, terutama di wilayah yang rentan. Program Komunitas untuk Iklim (ProKlim) merupakan upaya pemerintah dalam merespons dampak perubahan iklim melalui kegiatan adaptasi dan mitigasi yang berbasis pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengetahui implementasi ProKlim berbasis pemberdayaan masyarakat kaitannya dengan peningkatan ketahanan masyarakat di Desa Pasrujambe, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang. Desa Pasrujambe menghadapi berbagai permasalahan seperti kerentanan tanah longsor di daerah tebing, terbatasnya akses air bersih, penurunan debit mata air, dan potensi gagal panen akibat perubahan iklim. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan metode studi kasus agar dapat memberikan gambaran secara jelas implementasi ProKlim berdasarkan data ProKlim tahun 2024, wawancara mendalam, dan telaah dokumen. Penelitian ini dilakukan dengan analisis data yang melibatkan proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Pasrujambe telah mengimplementasikan kegiatan adaptasi dan mitigasi, seperti pengelolaan sampah 3R (Reduce, Reuse, Recycle), konservasi air, energi terbarukan, dan pertanian ramah lingkungan. Keberhasilan ProKlim ini menjadikan Desa Pasrujambe memperoleh penghargaan kategori lestari dan kategori utama yang mampu meningkatkan kesadaran, ketahanan, dan partisipasi masyarakat dalam menghadapi risiko perubahan iklim. Implementasi ProKlim secara partisipatif berdasarkan perolehan data dari tahun ke tahun menunjukkan bahwa tidak hanya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim, tetapi juga membangun kemandirian desa dalam mengelola sumber daya lokal berbasis potensi wilayah secara berkelanjutan. Kegiatan adaptasi dan mitigasi yang telah dilakukan terbukti mampu memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan dan mendukung perubahan perilaku masyarakat menuju kehidupan yang lebih sehat, tangguh, dan ramah lingkungan