Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

CLINICAL RECOMMENDATIONS BY PHARMACY STUDENTS USING THE CLINICAL VIGNETTE METHOD: A STUDY ON PEDIATRIC ACUTE DIARRHEA CASES Astuti, Briandini Dwi; Brata, Cecilia; Wibowo, Yosi Irawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45095

Abstract

Hingga saat ini, informasi mengenai kemampuan mahasiswa farmasi di Indonesia terkait permintaan obat swamedikasi untuk kasus diare akut anak masih jarang ditemukan dalam literatur yang dipublikasikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tipe dan ketepatan rekomendasi mahasiswa farmasi saat menangani kasus diare akut pada anak. Pengambilan data pada penelitian potong lintang ini dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang terdiri dari karakteristik partisipan dan dua kasus diare akut anak. Dua kasus diare akut anak yang digunakan adalah diare akut anak tanpa alarm symptoms dan diare akut anak dengan dehidrasi. Tipe rekomendasi yang diberikan dianalisis dengan content analysis. Ketepatan rekomendasi ditetapkan berdasarkan pedoman dari literatur dan melalui diskusi pakar. Total 136 partisipan terlibat dalam penelitian ini (response rate 100%). Tipe rekomendasi yang diberikan sebagian besar partisipan 70,59% pada kasus diare akut anak tanpa alarm symptoms dan 75,74% kasus diare akut anak dengan dehidrasi adalah memberikan produk. Dari 136 partisipan, ketepatan rekomendasi pada kasus diare akut anak tanpa alarm symptoms diberikan oleh 16,92% partisipan dan pada kasus diare akut anak dengan dehidrasi diberikan oleh 6,61% partisipan. Penelitian ini menunjukkan ketepatan rekomendasi yang sub optimal pada partisipan mahasiswa farmasi dalam menanggapi kasus diare akut anak. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengeksplorasi penyebab ketidaktepatan rekomendasi pada mahasiswa sebagai upaya perbaikan capaian  pembelajaran.
Kemampuan Mahasiswa S1 Farmasi dalam Merespon Kasus Swamedikasi Diare Akut pada Anak: Studi Simulasi Pasien Astuti, Briandini Dwi; Wibowo, Yosi Irawati; Brata, Cecilia
MPI (Media Pharmaceutica Indonesiana) Vol. 7 No. 2 (2025): DECEMBER
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/mpi.v7i2.7456

Abstract

Mahasiswa farmasi sebagai calon apoteker perlu punya kemampuan untuk dapat merespon kasus swamedikasi dengan tepat, termasuk kasus swamedikasi diare anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan mahasiswa S1 Farmasi dalam merespon kasus swamedikasi diare akut anak (balita) tanpa alarm symptoms dan kasus diare akut anak (bayi) dengan dehidrasi. Penelitian dilakukan di salah satu fakultas farmasi swasta di Indonesia dengan melibatkan 136 mahasiswa S1. Metode simulasi pasien digunakan untuk pengambilan data terkait tipe informasi yang digali, tipe rekomendasi yang diberikan, dan ketepatan rekomendasi. Ketepatan rekomendasi dinilai berdasarkan bukti pada literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kedua kasus diare diatas, partisipan belum dapat menggali informasi secara komprehensif. Ketepatan rekomendasi yang diberikan juga sangat rendah, dimana hanya 21% partisipan memberikan rekomendasi dengan tepat pada kasus diare pada anak (balita) (pemberian produk oralit dan zink) dan hanya 11% partisipan merujuk ke dokter pada kasus diare akut pada anak (bayi). Perlu adanya peningkatan kemampuan mahasiswa farmasi dalam merespon kasus swamedikasi diare anak. Penelitian lanjutan terkait faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan mahasiswa farmasi dalam merespon kasus-kasus swamedikasi diperlukan untuk mende- sain intervensi yang dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa. As future pharmacists, pharmacy students must be able to respond appropriately to self-medication cases, including childhood diarrhea. This study aims to describe pharmacy students' ability to respond to a case of acute childhood diarrhea (below 5 years) without alarm symptoms and a case of acute childhood diarrhea (a baby) with dehydration. The patient simulation method was used for data collection, and 136 undergraduate pharmacy students participated. The types of information gathered, the types of recommendations provided, and the appropriateness of the recommendations were the parameters observed. The appropriateness of the recommendations provided by participants was assessed according to the literature. The results showed that in both cases, information gathering was not comprehensive. The appropriateness of the recommendations provided was low, with only 21% of the 136 participants providing appropriate recommendations for a case of diarrhea in a child below 5 years (i.e., recommending oral rehydration salt and zinc) and only 11% of 136 participants recommending medical referral for a case of acute childhood diarrhea in a baby. There is a need to improve the ability of pharmacy students to respond to childhood diarrhea cases. Further research on factors influencing pharmacy students' abilities in responding to self-medication cases is needed so that intervention strategies to improve students’ knowledge and skills can be designed.