Hipertensi termasuk dalam salah satu dari 10 besar penyakit di wilayah kerja Puskesmas Sukosari dengan jumlah kasus 2.675. Terdapat 42 kasus hipertensi yang terjadi pada pra-lansia dan lansia di Desa Trisono. Berdasarkan data yang telah dikumpulkan diketahui bahwa tingkat pengetahuan penderita hipertensi di Desa Trisnono masih rendah. Program “BERSINAR:Bersama Trisono Tanpa Risiko Hipertensi” merupakan suatu program penyuluhan mengenai penyakit hipertensi kepada peserta menggunakan media KIE “PASTI” (Kipas Edukasi Hipertensi) dan juga beberapa gambar ilustrasi mengenai materi yang diberikan untuk memudahkan penyampaian kepada peserta edukasi. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pra-lansia dan lansia mengenai hipertensi menggunakan media kreatif. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain penelitian quasi experimental yang diukur menggunakan pre-test dan post-test. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling dengan jumlah sampel yakni 42. Sampel merupakan penderita hipertensi kelompok usia pra-lansia dan lansia. Berdasarkan hasil dari perhitungan Wilcoxon Signed Rank Test, maka nilai Z yang diperoleh sebesar -542 dengan p value (Asymp. Sig 2 tailed) sebesar 0,000 dimana kurang dari batas kritis yaitu 0,05 sehingga Ha diterima (terjadi perubahan yang signifikan terhadap pengetahuan responden mengenai hipertensi setelah diberi edukasi). Sebanyak 29 dari 38 peserta mengalami peningkatan pengetahuan mengenai hipertensi. Dari hasil tersebut, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa program kesehatan “BERSINAR” berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pra-lansia dan lansia mengenai hipertensi.