Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KOMPLEKSITAS VISUAL PADA PROPORSI LAPISAN-LAPISAN FASAD: MASJID RAYA SUMATERA BARAT DAN MASJID ASASI NATANEGARA, SULTAN; LIONAR, MARIO
Journal of Architectural Design and Development (JAD) Vol. 6 No. 1: June 2025
Publisher : Program Sarjana Arsitektur Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jad.v6i1.10061

Abstract

Fasad merupakan elemen yang tidak hanya berfungsi sebagai pelindung bangunan, tetapi juga sebagai identitas visual yang memperkenalkan bangunan kepada masyarakat. Dalam konteks tersebut, fasad Masjid Raya Sumatera Barat memiliki dua peran penting: sebagai representasi arsitektur yang memadukan elemen tradisional Minangkabau dengan desain modern, serta sebagai simbol keagamaan yang mencerminkan nilai-nilai spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan membandingkan tingkat kompleksitas visual fasad Masjid Raya Sumatera Barat, terhadap Masjid Asasi sebagai representasi arsitektur masjid tradisional, dengan memperhatikan kontribusi proporsi dari massa bangunan, struktur, elemen fasad non-material, tekstur ornamen, dan ukiran khas adat Minang yang menjadi elemen visual dari kedua masjid tersebut. Penelitian ini menggunakan metoda analisis dimensi fraktal melalui studi komparasi. Berdasarkan hasil perhitungan analisis dimensi fraktal, nilai dimensi fraktal Masjid Asasi cenderung lebih besar dibandingkan dengan fasad Masjid Raya Sumatera Barat. Hal ini menunjukkan bahwa secara kuantitatif, fasad Masjid Asasi memiliki tingkat kompleksitas visual yang lebih tinggi daripada Masjid Raya Sumatera Barat. Selain itu, didapatkan variasi pola proporsi kontribusi kompleksitas visual antar-lapisan visual fasad pada kedua masjid tersebut, baik antar-fasad dalam masjid yang sama maupun antar-fasad antar-masjid. Temuan ini memberikan wawasan tambahan mengenai aspek visual-estetis arsitektur masjid Indonesia, baik yang tradisional maupun kontemporer berbasis tradisi, yang dapat diukur secara numerik dan kuantitatif.