Abstrak Pendahuluan: Ketuban Pecah Dini (KPD) adalah suatu masalah yang terjadi selama kehamilan yang dapat menyebabkan komplikasi, bahkan berujung pada kematian bagi ibu dan bayi. Angka kejadian KPD berkisar antara 4,4-7,6% dari seluruh kehamilan, yang terbagi menjadi 3-18% untuk kehamilan preterm dan 8-10% untuk kehamilan aterm. Pada semua jenis kehamilan, insidensinya mencapai 2% untuk preterm. Di Rumah Sakit Aura Syifa Kediri, data menunjukkan bahwa pada tahun 2023 terdapat 101 kasusKPD. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak video dan buku informasi terhadap pemahaman ibu hamil mengenai pencegahan ketuban pecah dini di Rumah Sakit Aura Syifa Kediri. Metode: Desain penelitian ini adalah Pre Experimental dengan menggunakan metode One Group Pre Test dan Post Test. Pelaksanaan penelitian ini berlangsung dari September 2023 hingga Juli 2024 di Rumah Sakit Aura Syifa Kediri. Sampel terdiri dari 38 ibu hamil pada trimester II dan III yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang memiliki nilai Cronbach’s Alpha sebesar0,978. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, terdapat 17 ibu hamil yang memiliki pengetahuan cukup, 15 ibu hamil dengan pengetahuan baik, dan 6 ibu hamil dengan pengetahuan kurang. Setelah intervensi, semua 38 wanita menunjukkan pengetahuan yang baik, dan hasil uji Wilcoxon menunjukkan signifikasi 0,001<0,05. Kesimpulan: Terdapat pengaruh dari video dan booklet terhadap pemahaman ibu hamil tentang pencegahan ketuban pecah dini di Rumah Sakit Aura Syifa Kediri. Peneliti yang akan datang disarankan untuk menggunakan metode tambahan atau metode lain, seperti poster dan leaflet, dalam memberikan edukasi kesehatan kepada ibu hamil. Kata Kunci : Ketuban Pecah Dini, Video dan Booklet, Ibu Hamil