Putri, Anindia Annisa
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA BEBAN KERJA DENGAN MENTAL HEALTH PERAWAT DI PUSKESMAS WILAYAH KOTA DENPASAR Putri, Anindia Annisa; Yanti, Ni Putu Emy Darma; Krisnawati, Komang Menik Sri; Swedarma, Kadek Eka
Community of Publishing in Nursing Vol. 13 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2025.v13.i06.p12

Abstract

Perawat mayoritas mengalami beban kerja yang cukup tinggi. Beban kerja yang berlebihan pada perawat dapat mengakibatkan kelelahan secara fisik dan juga dapat memengaruhi mental health seorang perawat tersebut, sehingga berdampak terhadap aktivitas kerja bagi seorang perawat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara beban kerja dengan mental health perawat di Puskesmas Wilayah Kota Denpasar. Jenis penelitian ini adalah analitik korelatif dengan desain penelitian cross sectional. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini menggunakan teknik probability sampling dengan metode total sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 60 responden dari total populasi seluruh perawat di Puskesmas Wilayah Denpasar Utara dan Timur Instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini untuk variabel beban kerja yaitu instrumen NASA-TLX (National Aeronautics and Space Administration Task Load Index), sedangkan untuk variabel mental health menggunakan instrumen Self Rating Questionnaire (SRQ) 20. Hasil penelitian ini mayoritas perawat (55%) mengalami beban kerja berat, sedangkan hasil pengukuran mental health mayoritas perawat (80%) masuk ke dalam kategori gangguan mental emosional. Hasil uji Spearman Rank diperoleh nilai p-value sebesar 0,002 < 0,05 yang  berarti ada hubungan antara variabel beban kerja dengan mental health perawat, dan diperoleh nilai koefisien korelasi yaitu 0,385 yang bermakna kekuatan korelasi cukup. Beban kerja yang berlebihan pada perawat ini nantinya dapat menyebabkan stres dan burnout, yang pada akhirnya memengaruhi mental health perawat tersebut.