AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektifitas Penggunaan Modul Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan kemandirian Belajar Siswa SMA/ Ma pada Materi Hidrokarbon Dan Minyak Bumi. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experimental dengan desain pretest-posttest control group design. Sampel dalam penelitian sebanyak 69 siswa. Penentuan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa angket sikap kemandirian siswa yang berisikan 20 item penyataan. Analisis data pada penelitian menggunakan uji Anova menggunakan bantuan SPSS 21.0. Hasil penelitian diperoleh nilai signifikansi 0.05, hasil ini menunjukkan bahawa Modul pembelajaran Berbasis Masalah terdapat perbedaan rata-rata antara kelompok kelas kontrol dan eksperimen pada nilai kemandirian siswakata kunci: Modul Berbasis MasalahAbstractThis research aims to determine the effectiveness of using problem-based modules to increase conceptual understanding and learning independence for high school students in hydrocarbons and petroleum. This research is a quasi-experimental research with a pretest-posttest control group design. The sample in the study was 69 students. The sample was determined using a simple random sampling technique. The instrument used in this research was a student independence attitude questionnaire which contained 20 statement items. Data analysis in the study used the Anova test using SPSS 21.0. The results of the research obtained a significance value of 0.05, this result shows that the problem-based learning module has an average difference between the control and experimental class groups in students' independence scores.Keywords: problem-based modules