Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA MATERI CAHAYA DAN SIFATNYA MELALUI MODEL GROUP INVESTIGATION SISWA KELAS VB SDN UNGGULAN KABUPATEN MAGETAN Wati, Sudarwati
Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan Vol 1, No 2 (2021): Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jsip.v1i2.8210

Abstract

Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan ilmu yang bersifat empirik dan membahas tentang fakta serta gejala alam maka pembelajaran hendaknya menekankan ketrampilan proses. Apabila pengajaran IPA didominasi dengan metode ceramah maka menjadi pembelajaran yang membosankan dan siswa menganggap IPA sebagai pelajaran yang sulit. Karena itu siswa kurang aktif dalam pembelajaran dan kurang interaksi antara guru dan siswa. Untuk meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran IPA maka perlu dilaksanakan pembelajaran IPA yang dapat mendorong siswa untuk aktif dalam pembelajaran melalui kegiatan investigasi sehingga ditemukan data dan konsep pengetahuan. Salah satu model pembelajaran yang memiliki karakteristik tersebut di atas adalah Model Group Investigation (GI). Berdasar masalah diatas maka peneliti menerapkan model pembelajaran Group Investigation (GI). Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus yang masing-masing terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Group Investigation pada pembelajaran IPA  materi cahaya dan sifatnya pada siswa kelas VB SDN Unggulan Magetan dapat meningkatkan aktivitas siswa. Hal ini dapat terlihat dari semakin meningkatnya keaktifan siswa dalam pembelajaran yaitu pada siklus I sebesar 81 % meningkat menjadi 86 % pada siklus II. Penerapan model pembelajaran Group Investigation juga dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini terlihat dari meningkatnya nilai siswa. Ketuntasan belajar yang diperoleh pada siklus I adalah 75 %. artinya pada siklus I ada 12 anak yang telah tuntas belajar. Sedangkan pada siklus II persentase meningkat menjadi 87,5%, artinya 14 anak telah mempunyai nilai diatas KKM (nilai 75). Nilai rata-rata siswa pada siklus I sebesar 78,44 meningkat pada siklus II menjadi 83,13.Kata kunci: model Group Investigation, aktivitas belajar, hasil belajar IPA