Biokonversi Limbah Organik Melalui Budidaya Maggot BSF (Black Soldier Fly) Menuju Zero Waste. (dibimbing oleh Setyawati dan Syamsuddin Yani)Maggot BSF(Black Soldier Fly) atau lalat tentara hitam adalah larva yang memiliki segudang manfaat bagi banyak sektor, seperti peternakan, pertanian, pendidikan, lingkungan hidup, pendidikan, dunia kecantikan dan masih banyak lagi manfaat yang dapat dikembangkan. Sehubungan dengan hubungan habitat maggot dengan limbah organik yang sering menjadi masalah kesehatan dan menimbulkan bau yang tidak sedap, sehingga diperlukan penanganan khusus dalam pengelolaan limbah yang menjadi sumber pakan bagi maggot dalam fase kehidupannya. Penambahan cairan EM4 (Effective Microorganism 4) dalam penanganan kebauan memberikan efek perubahan fisik maggot yang lebih optimal dengan melihat data penelitian yang dilakukan selama 21 hari, dengan melakukan pengamatan setiap 3 hari setelah terjadi penetasan telur BSF dalam kurun waktu 4 hari. Dalam penelitian experimental dilakukan penelitian terhadap berat dan panjang fisik maggot dalam rentang waktu setiap 3 hari setelah penetasan (Hari ke-3, ke-6, ke-9, ke-12, ke-15 dan ke-18) diperoleh nilai bobot berat dan panjang lebih optimal jika diberikan penambahan EM4 terhadap pakan maggot dan terjadi pengurangan limbah akibat terdegradasi oleh maggot BSF. Dimana residu yang dihasilkan dapat dijadikan sebagai pupuk atau pakan hewan ternak. Dapat disimpulkan dengan penambahan EM4 dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan maggot dan mengatasi masalah kebauan yang ditimbulkan oleh bahan baku sebagai pakan maggot dan zero waste dapat terjadi dengan perantara sang agen biokonversi.