Nida Zharifatun Azzahra
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Kasus : Efektivitas Teknik Batuk Efektif Pada Ny. P Dengan Pneumonia Kronis Di RS. Pku Muhammadiyah Yogyakarta Nida Zharifatun Azzahra
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 6 (2025): Menulis - Juni
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i6.438

Abstract

Pneumonia merupakan infeksi akut pada saluran pernapasan yang berdampak negatif terhadap paru-paru, disebabkan oleh mikroorganisme seperti virus, bakteri, maupun jamur. Bersihan jalan napas tidak efektif merupakan salah satu masalah keperawatan yang sering dijumpai pada pasien dengan pneumonia kronis, ditandai dengan akumulasi sekret, batuk tidak produktif, dan gangguan ventilasi. Intervensi non-farmakologis berupa teknik batuk efektif dinilai mampu membantu meningkatkan pengeluaran sekret dan memperbaiki fungsi pernapasan. Tujuan teknik ini yaitu untuk mengevaluasi pengaruh implementasi teknik batuk efektif dalam mengatasi bersihan jalan napas tidak efektif pada pasien pneumonia kronis. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif pada Ny. P, perempuan usia 74 tahun, dengan diagnosis dispnea suspected Community Acquired Pneumonia (CAP) disertai Congestive Heart Failure (CHF). Intervensi teknik batuk efektif dilakukan selama tiga hari berturut-turut (3–5 Desember 2024) di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan pengukuran tanda vital pasien. Hasil penelitian ini dibuktikan pada hari pertama, pasien belum mampu melakukan batuk efektif dengan benar; RR 24x/menit, SpO₂ 98%. Pada hari kedua, pasien mulai mengeluarkan sekret; RR 22x/menit, SpO₂ 99%. Pada hari ketiga, pasien mampu melakukan teknik secara mandiri; RR 21x/menit, SpO₂ tetap 99%. Kesimpulan penelitian ini yaitu teknik batuk efektif terbukti meningkatkan eliminasi sekret dan memperbaiki bersihan jalan napas pada pasien pneumonia kronis. Intervensi ini dapat diterapkan secara rutin sebagai bagian dari praktik keperawatan respirasi, terutama pada pasien lanjut usia.