Dyspepsia adalah istilah medis yang digunakan untuk menggambarkan sekelompok gejala yang berkaitan dengan gangguan pencernaan di daerah perut bagian atas. Gejala-gejala tersebut bisa termasuk, nyeri atau ketidaknyamanan di daerah perut atas, perasaan kenyang atau penuh cepat saat makan, kembung, mual,muntah, perasaan tidak enak atau tidak nyaman di perut. Appendikogram menggunakan BaSO4 (barium sulfat) yang diencerkan dengan air menjadi suspensi barium dan dimasukkan secara oral atau melalui anus (barium enema). Foto Appendikogram merupakan pemeriksaan yang paling baik karena sudah mampu mendiagnosis suatu kelainan di appendix dengan sensitifitas dan spesifisitas yaitu 90% dan 99%. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis teknik pemeriksaan appendix dengan klinis dyspepsia menggunakan modalitas computer radiografi. Metode pada kasus ini adalah deskriptif, Riwayat pengkajian dilakukan pada tanggal 20 januari 2024 pukul 08:00 pasien Bernama C.W,pasien datang membawa lembaran permintaan dengan keadaan bisa berjalan tetapi menggunakan kursi roda diantar oleh perawat dari IGD untuk melakukan foto rontgen appendikogram .Dari hasil baca dokter disimpilkan bahwa pemeriksaan foto appendikogram yang dilakukan oleh C.W adalah non visualized appendix.Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan melakukan evaluasi pada appendix dalam mendiagnosa gangguan pada appendix tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran foto appendix pada penderita dengan dugaan klinis appendix akut berdasarkan jenis kelamin, umur, dan hasil gambaran foto appendix di instalasi radiologi rumah sakit baptis kediri sudah memenuhi kriteria radiograf.