Miftahuddin, Muhammad Yusuf
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pembuatan Pembatas Antara Air Laut dan Air Tawar untuk Ketahanan Sumber Daya Air Andriyansyah, Moh. Alvin; Ferdiansyah, Nova; Miftahuddin, Muhammad Yusuf; Nugroho, Muhammad Dian
Muria Jurnal Layanan Masyarakat Vol 7, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjlm.v7i1.14901

Abstract

The community empowerment program in Tunjungrejo Village, Margoyoso, Pati, focuses on building a barrier between saltwater and freshwater to support the sustainability of agriculture and aquaculture. This program aims to address the irrigation issues faced by local residents, particularly the need for saltwater in fish ponds and freshwater in rice fields. KKN Team 38 from Universitas Muria Kudus participated in this activity by conducting surveys, measurements, and constructing the water barrier. The program not only helps maintain ecosystem balance and improve the efficiency of water resource management, but also encourages active community participation in its implementation. The results of this activity have had a positive impact on the sustainability of agriculture and aquaculture in the village, while also increasing public awareness of the importance of environmental preservation.Program pemberdayaan masyarakat di Desa Tunjungrejo, Margoyoso Pati melalui pembuatan pembatas antara air asin dan air tawar bertujuan untuk mendukung keberlanjutan pertanian dan perikanan. Program ini bertujuan untuk mengatasi masalah irigasi yang dihadapi masyarakat setempat, terutama karena kebutuhan akan air asin untuk tambak dan air tawar untuk sawah. Tim KKN 38 dari Universitas Muria Kudus terlibat dalam kegiatan ini dengan melakukan survei, pengukuran, serta pembangunan pembatas air. Progam ini tidak hanya membantu menjaga keseimbangan ekosistem dan meningkatkan efisiensi pengelolaan sumber daya air, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembangunannya. Hasil dari kegiatan ini berdampak positif terhadap keberlanjutan usaha pertanian dan perikanan di desa tersebut, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.