The free school lunch program is a social policy aimed at improving children's nutrition, reducing family economic burdens, and supporting human resource development. However, this policy also poses fiscal challenges, particularly in the context of budget cuts. This study aims to analyze the long-term impact of the free school lunch program on fiscal stability and economic growth using a descriptive quantitative approach and comparative studies with similar programs in other countries. The findings indicate that while the policy has short-term benefits in increasing school participation and child welfare, its sustainability heavily depends on effective budget allocation and financing strategies. This study recommends an evidence-based policy approach and periodic evaluations to ensure the program’s sustainability without straining national finances. Keywords: Free school lunch, fiscal policy, economic growth, social program evaluation AbstrakKebijakan sosial yang dikenal sebagai program makan siang gratis bertujuan untuk mengurangi beban ekonomi keluarga, meningkatkan nutrisi anak-anak sekolah, dan meningkatkan sumber daya manusia. Tetapi kebijakan ini juga menangani masalah fiskal, terutama terkait dengan pemangkasan anggaran negara. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan studi perbandingan dengan program makan siang gratis di negara lain, penelitian ini bertujuan untuk memberikan dampak program makan siang gratis terhadap stabilitas fiskal dan pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kebijakan ini memiliki efek positif pada kesejahteraan anak dan partisipasi sekolah dalam jangka pendek, keinginannya sangat bergantung pada bagaimana anggaran yang dialokasikan dan bagaimana metode pembiayaan yang digunakan. Untuk menjamin kepuasan program tanpa membebani keuangan negara, studi ini menyarankan kebijakan berdasarkan bukti dan evaluasi secara berkala. Kata kunci : Makan siang gratis, kebijakan fiskal, pertumbuhan ekonomi, evaluasi program sosial economic