Istana Garuda merupakan bagian penting dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru yang menarik perhatian publik, khususnya terkait desainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen masyarakat terhadap Istana Garuda menggunakan data dari media sosial X dan mengukur akurasi klasifikasi sentimen dengan algoritma Naïve Bayes. Data dikumpulkan melalui teknik web crawling pada Februari 2024 menggunakan kata kunci “Istana Garuda IKN” dengan Tweet Harvest dan Google Colab. Sebanyak 807 tweet pengguna yang relevan diperoleh dan dilabeli secara manual. Proses analisis dilakukan melalui tahapan Knowledge Discovery in Databases (KDD), mencakup preprocessing (normalization, stopword removal, tokenizing, stemming), pelabelan sentimen, pembagian data, klasifikasi menggunakan Naïve Bayes, dan evaluasi menggunakan confusion matrix. Dengan model terbaik menggunakan rasio data latih dan uji 80:20, menghasilkan akurasi 84,56%, precision 86%, dan recall 90%. Pada visualisasi diagram batang hasil klasifikasi menunjukkan 534 tweet bersentimen positif dan 273 bersentimen negatif dan wordcloud menunjukkan kata-kata yang dominan seperti IKN (88), Indonesia (53), Jokowi (48), Istana (17), dan Garuda (16). Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa sentimen masyarakat terhadap Istana Garuda cenderung positif, serta membuktikan efektivitas algoritma Naïve Bayes dalam mengklasifikasikan sentimen di media sosial X. Temuan ini dapat menjadi masukan yang penting bagi pemerintah dalam memahami persepsi masyarakat terhadap pembangunan IKN dan merumuskan strategi komunikasi public yang tepat.