Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

REPRESENTASI PLURALISME DALAM DAKWAH LINTAS BUDAYA DI MEDIA SOSIAL: STUDI KONTEN PADA YOUTUBE FAKHRUDDIN FAIZ Bawontri muayanah, Bawontri muayanah; Fridayana Sri Rejeki, Fridayana Sri Rejeki; Azeedt Pahlawan, Azeedt Pahlawan; Bima Kharie Prayoga, Bima Kharie Prayoga
Jurnal Komunikasi dan Media Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Komunikasi dan Media : Febuari- Agustus
Publisher : Lembaga Sepercenter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara penyebaran pesan keagamaan, termasuk dakwah Islam, ke dalam ruang-ruang virtual seperti media sosial. YouTube menjadi salah satu platform utama dalam menyampaikan pesan dakwah yang menjangkau audiens lintas budaya dan latar belakang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pluralisme direpresentasikan dalam konten dakwah Ustadz Fakhruddin Faiz di kanal YouTube-nya. Ustadz Faiz dikenal sebagai pendakwah yang menggunakan pendekatan filosofis, dialogis, dan terbuka terhadap keragaman budaya, agama, dan cara berpikir.Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis isi untuk menelaah beberapa video yang dipilih secara purposif dari kanal YouTube Ustadz Fakhruddin Faiz. Fokus utama terletak pada narasi-narasi dakwah yang menunjukkan penghargaan terhadap keberagaman, penggunaan istilah-istilah lintas disiplin (agama, filsafat, dan budaya), serta bagaimana audiens merespons pesan-pesan tersebut melalui kolom komentar.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pluralisme dalam dakwah Ustadz Faiz direpresentasikan melalui ajakan berpikir kritis, empati terhadap perbedaan, serta reinterpretasi ajaran Islam dalam konteks kemanusiaan universal. Strategi dakwah yang digunakan cenderung menghindari polarisasi dan mengedepankan pemahaman lintas perspektif. Temuan ini mengindikasikan bahwa media sosial dapat menjadi ruang produktif untuk menyebarkan dakwah Islam yang inklusif dan humanis di tengah realitas masyarakat global yang majemuk.