p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Lombok Medical Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Penggunaan Rokok Elektrik (Vape) terhadap Risiko Penyakit Paru Diva Widyantari, Donna
Lombok Medical Journal Vol. 2 No. 2 (2023): Lombok Medical Journal Volume 2 Nomor 2
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/lmj.v2i1.2477

Abstract

Beberapa tahun terakhir, rokok elektronik beredar pesat sebagai alternatif penggunaan rokok konvensional dengan tujuan menghindari dampak bahaya dari rokok konvensional. Bersamaan dengan peningkatan penggunaan rokok elektrik dalam beberapa dekade terakhir, penyakit paru yang disebabkan oleh rokok elektrik telah dilaporkan sejak tahun 2019. E-liquid mengandung beberapa senyawa berbahaya jika terhirup manusia dalam jangka waktu yang lama. Cairan E-liquidumumnya mengandung tiga bahan utama yaitu agen psikoaktif, pelarut, dan senyawa perasa yang semuanya memiliki potensi risiko kesehatan baik secara langsung atau melalui kombinasi zat tertentu. Penyakit pernapasan akut paling banyak yang berkaitan dengan penggunaan rokok elektrik ini dikenal dengan E-cigarette or vaping product use-associated lung injury (EVALI). Beberapa gangguan pernapasan lain yang dapat terjadi akibat penggunaan rokok elektrik adalah penyakit paru obstruktif dan kanker paru.
Dampak Penggunaan Rokok Elektrik (Vape) terhadap Risiko Penyakit Paru Diva Widyantari, Donna
Lombok Medical Journal Vol. 2 No. 2 (2023): Lombok Medical Journal Volume 2 Nomor 2
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/lmj.v2i1.2477

Abstract

Beberapa tahun terakhir, rokok elektronik beredar pesat sebagai alternatif penggunaan rokok konvensional dengan tujuan menghindari dampak bahaya dari rokok konvensional. Bersamaan dengan peningkatan penggunaan rokok elektrik dalam beberapa dekade terakhir, penyakit paru yang disebabkan oleh rokok elektrik telah dilaporkan sejak tahun 2019. E-liquid mengandung beberapa senyawa berbahaya jika terhirup manusia dalam jangka waktu yang lama. Cairan E-liquidumumnya mengandung tiga bahan utama yaitu agen psikoaktif, pelarut, dan senyawa perasa yang semuanya memiliki potensi risiko kesehatan baik secara langsung atau melalui kombinasi zat tertentu. Penyakit pernapasan akut paling banyak yang berkaitan dengan penggunaan rokok elektrik ini dikenal dengan E-cigarette or vaping product use-associated lung injury (EVALI). Beberapa gangguan pernapasan lain yang dapat terjadi akibat penggunaan rokok elektrik adalah penyakit paru obstruktif dan kanker paru.