Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis kesulitan belajar matematika yang dialami oleh siswa kelas VIII di MTs S Islamiyah Batu Ajo dan mendeskripsikan strategi-strategi yang digunakan oleh guru dalam mengatasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian terdiri dari siswa kelas VIII dan guru mata pelajaran matematika. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi langsung dalam proses pembelajaran, dan studi dokumentasi terhadap silabus, RPP, serta hasil belajar siswa. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar matematika yang dialami siswa terbagi dalam tiga kategori utama, yaitu kesulitan konseptual, kesulitan prosedural, dan kesulitan afektif. Kesulitan konseptual terjadi ketika siswa tidak memahami makna simbol dan konsep matematika yang diajarkan. Kesulitan prosedural muncul saat siswa mengalami hambatan dalam menyusun langkah-langkah penyelesaian soal. Sementara itu, kesulitan afektif berkaitan dengan rendahnya motivasi belajar dan tingginya kecemasan terhadap mata pelajaran matematika. Untuk mengatasi hal tersebut, guru menerapkan berbagai strategi, seperti penggunaan media konkret, penjelasan kontekstual, pemberian latihan bertahap, dan bimbingan individual. Strategi-strategi ini terbukti efektif dalam membantu siswa memahami materi dan meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam belajar matematika. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pendekatan pembelajaran yang adaptif dan humanis untuk mengatasi beragam kesulitan belajar siswa secara komprehensif.