Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penyuluhan Hubungan Menyusui Dengan Percepatan Penurunan Tinggi Fundus Uteri Pada Ibu Postpartum Di Klinik Pratama Jaya Tahun 2024 Zahriany, Ade Ira
Jurnal Pengabdian Masyarakat Disiplin Ilmu Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Multi Disiplin Ilmu Juli 2024
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpmasdi.v2i2.4570

Abstract

Latar belakang: Ibu postpartum yang menyusui sesering mungkin sangat berpengaruh dalam perubahan hormone estrogen, dan berpengaruh juga dalam percepatan penuruan tinggi fundus uteri, dimana semakin cepat bayi bayi menghisap putting maka semakin cepat penurunan tinggi fundus uteri ibu. Penurunan tinggi fundus uteri pada hari pertama berada di atas simfisis pubis sekitar 12 cm , dapat dilakukan teknik pengukuran TFU dengan menggunakan pinta senti dengan cara diukur dari simfisis pubis hingga bagian atas perut (fundus). Penurunan tinggi fundus uteri berlangsung 1 cm setiap harinya. Berdasarkan survey awal yang dilakukan di klinik pratama jaya di tenmukan bahwa dari 20 orang ibu postpartum yang melakukan kunjungan nifas, adanya 20 ibu nifas yang mengalami penurunan TFU yang lambat. Namun setelah dilakukan menyusui mengalami perubahan dimana penurunan TFU menjadi lebih cepat Metode pengabdian: Metode yang digunakan dalam kegiatan adalah dengan memberikan penyuluhan tentang hubungan menyusui dengan percepatan penurunan tinggi fundus uteri pada ibu post partum Hasil pengabdian: Setelah dilakukan penyuluhan hubungan menyusui dengan percepatan penurunan tinggi fundus uteri pada ibu post partum terdapat 20 orang ibu postpartum yang melakukan kunjungan di klinik pratama jaya. Kesimpulan: Penyuluhan yang telah diberikan dapat memberikan tambahan pengetahuan dan wawasan bagi masyarakat khususnya para ibu postpartum agar lebih sering dan teratur dalam memberika asi kepada bayi nya
Penyuluhan Rebusan Daun Untuk Menurunkan Kadar Asam Urat Pada Lansiadi Puskesmas Binjai Estate Zahriany, Ade Ira
Jurnal Pengabdian Masyarakat Disiplin Ilmu Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Multi Disiplin Ilmu Juli 2025
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpmasdi.v3i2.6509

Abstract

Latar belakang: Penyakit asam urat adalah penyakit yang disebabkan oleh asam atau tumpukan kristal di dalam jaringan, terutama jaringan sendi. 5-10% menyrang usia 5-20 tahun dan 20% pada usia 50 tahun ke atas, penyakit ini sering terjadi pada pria. Peningkatan urat dapat diatasi dengan terapi komplementer salah satunya dengan pemberian rebusan daun salam (syzygium polyantum). Metode pengabdian: Metode yang digunakan dalam kegiatan adalah dengan memberikan penyuluhan rebusan daun salam untuk menurunkan kadar asam urat pada lansia Hasil pengabdian: Setelah dilakukan penyuluhan rebusan daun salam untuk menurunkan kadar asam urat pada lansia di Puskesmas Binjai Estate terdapat 50 orang lansia yang mengeluh menderita kadar asam urat yang tinggi. Kesimpulan: Penyuluhan yang telah diberikan dapat memberikan tambahan pengetahuan dan wawasan bagi masyarakat khususnya para lansia agar dapat lebih sehat dimasa tuanya
Hubungan Menyusui Dengan Percepatan Penurunan Tinggi Fundus Uteri Pada Ibu Postpartum Di Klinik Pratama Jaya Tahun 2024 Zahriany, Ade Ira
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 9: Agustus 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i9.5048

Abstract

Menyusui membantu dalam proses involusi uteri menurut survey masih sering dijumpai ibu yang menyusui bayinya dalam kategori kurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa hubungan menyusui terhadap penurunan tinggi fundus uteri pada ibu postpartum di Klinik Pratama Jaya Tahun 2024. Berdasarkan survei awal yang dilakukan pada tanggal 29 Januari 2024 ditemukan bahwa dari 20 ibu postpartum yang menyusui pada bulan Januari dijumpai adanya 20 ibu postpartum yang menyusui tidak teratur. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan uji Chi-quare. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas yang menyusui teratur sebanyak 65% dan minoritas yang tidak teratur menyusui sebanyak 35%. Sedangkan, mayoritas percepatan penurunan tinggi fundus uteri turun sebanyak 55% dan minoritas percepatan penurunan tinggi fundus uteri tidak turun sebanyak 45%. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan menyusui dengan percepatan penurunan tinggi fundus uteri pada ibu postpartum di Klinik Pratama Jaya Tahun 2024 dengan nilai p value 0,037 (p < 0,05) artinya ada perbedaan yang bermakna antara penurunan tinggi fundus uteri terhadap sebelum dan sesudah menyusui. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa dengan frekuensi sering akan mempercepat proses penurunan TFU, oleh sebab itu diharapkan ibu postpartum untuk menyusui bayinya dengan sering agar proses involusi uteri berjalan dengan baik.