Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA KEDISIPLINAN DAN KONTROL DIRI DENGAN PERILAKU AGRESIF PADA ATLET JUJITSU DI KABUPATEN SIDOARJO Rahmat Surya Kusuma; Yanto Prasetyo; Hikmah Husniyah Farhanindya
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 2 (2024): JSER, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i2.742

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji hubungan antara Kedisiplinan dan kontrol diri dengan perilaku agresif pada atlet jujitsu di Kabupaten Sidoarjo. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet jujitsu di Kabupaten Sidoarjo, dengan jumlah sampel 100 atlet yang dipilih dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan metode probability sampling, teknik pengambilan sampel cluster sampling. Alat ukur yang digunakan adalah skala kedisiplinan, skala kontrol diri, dan skala perilaku agresif. Metode analisis data menggunakan regresi berganda dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara kedisiplinan dan kontrol diri dengan perilaku agresif. Kedisiplinan memberikan sumbangan efektif sebesar 10% dan kontrol diri sebesar 17,5% terhadap perilaku agresif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin tinggi kedisiplinan dan kontrol diri atlet, maka semakin rendah perilaku agresif yang ditunjukkan. Temuan ini dapat digunakan untuk mengembangkan program pelatihan jujitsu yang lebih efektif dalam membentuk karakter positif dan mengurangi kecenderungan perilaku agresif.
HUBUNGAN ANTARA KEDISIPLINAN DAN KONTROL DIRI DENGAN PERILAKU AGRESIF PADA ATLET JUJITSU DI KABUPATEN SIDOARJO Rahmat Surya Kusuma; Yanto Prasetyo; Hikmah Husniyah Farhanindya
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 2 (2024): JSER, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i2.742

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji hubungan antara Kedisiplinan dan kontrol diri dengan perilaku agresif pada atlet jujitsu di Kabupaten Sidoarjo. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet jujitsu di Kabupaten Sidoarjo, dengan jumlah sampel 100 atlet yang dipilih dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan metode probability sampling, teknik pengambilan sampel cluster sampling. Alat ukur yang digunakan adalah skala kedisiplinan, skala kontrol diri, dan skala perilaku agresif. Metode analisis data menggunakan regresi berganda dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara kedisiplinan dan kontrol diri dengan perilaku agresif. Kedisiplinan memberikan sumbangan efektif sebesar 10% dan kontrol diri sebesar 17,5% terhadap perilaku agresif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin tinggi kedisiplinan dan kontrol diri atlet, maka semakin rendah perilaku agresif yang ditunjukkan. Temuan ini dapat digunakan untuk mengembangkan program pelatihan jujitsu yang lebih efektif dalam membentuk karakter positif dan mengurangi kecenderungan perilaku agresif.
Pelatihan Pengembangan Diri untuk Meningkatkan Soft skill pada Tenaga Kerja yang Dipulangkan Fildza Nurul Imanina; Yanto Prasetyo
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3165

Abstract

Perusahaan PT RJ menghadapi meningkatnya pemulangan tenaga kerja, terutama suster lansia, yang disebabkan oleh rendahnya soft skill seperti komunikasi, empati, dan kemampuan adaptasi. Kondisi ini menurunkan kepuasan klien dan menuntut evaluasi terhadap efektivitas pelatihan yang selama ini berfokus pada keterampilan teknis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesenjangan kompetensi interpersonal serta mengembangkan intervensi pelatihan yang mampu meningkatkan kualitas soft skill pekerja. Metode penelitian menggunakan asesmen gabungan berupa wawancara, observasi, dan evaluasi kinerja untuk memperoleh gambaran komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh klien (100%) merasa kurang puas terhadap soft skill pekerja, meskipun hard skill dianggap memadai. Temuan menunjukkan rendahnya kemampuan komunikasi, empati, inisiatif, serta kesulitan adaptasi terhadap tekanan kerja. Intervensi pelatihan soft skill selama satu hari menghasilkan peningkatan skor pengetahuan peserta dari rata-rata 55 menjadi 80, serta peningkatan pemahaman mengenai komunikasi efektif, empati, dan pemecahan masalah. Selain itu, peserta menunjukkan perubahan positif dalam kesadaran diri melalui diskusi dan simulasi kasus. Secara keseluruhan, pelatihan ini terbukti efektif meningkatkan pemahaman soft skill dan memberikan implikasi penting bagi pengembangan program berkelanjutan di perusahaan.