Shinta Christina
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Pastoral Konseling terhadap keluarga yang tidak harmonis dan mendukung keluarga dalam masa krisis Shinta Christina; Yohan Brek; Ester Karosekali
DELAHA: Journal of Theological Sciences Vol. 1 No. 2 (2024): Desember || DELAHA: Journal of Theological Sciences
Publisher : PT. Giat Konseling Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70420/delaha.v1i2.160

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana Strategi Pastoral bagi keluarga yang tidak harmonis. Bahkan bagaimana pendekatan dan teknik konseling yang tepat bagi keluarga tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan Metode Studi Kasus Pastoral. Semua data penelitian ini dikumpulkan melalui wawancara, observasi, verbatim dengan subjek inti. Hasil analisis yang peneliti dapatkan dari penelitian ini diperoleh keluarga yang tidak harmonis antara kedua orang tua subjek berdampak pada perilaku subjek antara lain mengkonsumsi minuman keras, merokok, menjauhkan diri dari persekutuan, berhenti sekolah. Kasus ini sudah terjadi namun masih belum diperhatikan oleh pihak gereja, pelayanannya untuk masalah seperti ini masih kurang. Berdasarkan hasil penelitian studi kasus ini, apabila terjadi kasus yang sama maka peneliti merekomendasikan untuk sebuah penanganan pelayanan konseling pastoral oleh pihak yang memiliki pengetahuan di bidang tersebut.
KONSELING PASTORAL SEBAGAI SARANA REKONSILIASI RELASI SUAMI ISTRI: REFLEKSI ATAS KETIDAK HADIRAN SUAMI DALAM RUMAH TANGGA Shinta Christina; Gloria A Politon
HOSPITALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Mei
Publisher : PT. Giat Konseling Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70420/hospitalitas.v2i2.191

Abstract

Untuk mengatasi konflik pernikahan bukanlah suatu masalah yang mudah, jika kedua pasangan masih dikendalikan oleh keegoisan dan tidak mau melangkah maju, serta berusaha untuk memperbaiki konflik tersebut. Tetapi konflik akan selesai jika pasangan suami istri mau mengadopsi prinsip saling menerima dan saling memberi. Menurut Alon Mandimpu Nainggolan, spiritualitas pernikahan Kristen penting dan mendesak untuk dibangun dan dikembangkan oleh keluarga Kristen agar mampu menghadapi dan menyikapi pelbagai tantangan atau konflik di tengah keluarga. Ada nilai-nilai spiritualitas Kristen yang harus ada dalam kehidupan pernikahan antara lain: pernikahan adalah sebuah kesatuan, pernikahan adalah sebuah perjanjian, pernikahan adalah kedaulatan Allah dalam penciptaan-Nya, pernikahan adalah hubungan kasih dan pernikahan adalah anugerah Allah dengan asas monogami. Salah satu pemutus hubungan dalam pernikahan adalah perceraian. Perceraian dapat terjadi apabila keluarga Kristen tidak memahami dan menghidupi spiritualitas dalam pernikahannya.
PENDIDIKAN EMOSIONAL DALAM PASTORAL KONSELING UNTUK REMAJA Richi Salenda; Monica Erika Gracia Oba; Shinta Christina
ATOHEMA: Jurnal Teologi Pastoral Konseling Vol. 2 No. 1 (2025): Januari || ATOHEMA: Jurnal Teologi Pastoral Konseling
Publisher : PT. Giat Konseling Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70420/atohema.v2i1.92

Abstract

Emotional education plays a crucial role in adolescent development, especially in helping them manage emotions and build optimal emotional intelligence (EQ). This article discusses the role of emotional education in pastoral counseling for teenagers, designed to enhance their ability to face life's challenges, build healthy social relationships, and strengthen their character. Emotional intelligence includes self-management, relationship management, self-awareness, and social awareness, all of which can be trained and learned. In this context, pastoral counseling serves as an effective approach, integrating spiritual values such as love, forgiveness, and patience, while providing the community support essential for the emotional development of teenagers. Additionally, through techniques such as spiritual reflection, prayer, and Bible meditation, pastoral counseling helps teenagers overcome anxiety, control emotions, and improve the quality of interpersonal relationships. In conclusion, emotional education within pastoral counseling is an effective means of supporting the development of emotional intelligence in adolescents, using a holistic approach grounded in spiritual values.