Pada siswa kelas IV Semester I, setelah kegiatan pembelajaran Matematika dengan kompetensi dasar “FPB dan KPKâ€, ternyata guru mengalami beberapa masalah yang berkaitan dengan keberhasilan siswa dalam mempraktekkan materi ini. Hal ini terlihat pada hasil tes perbuatan, semua belum mencapai target ketuntasan. Dari 8 siswa baru ada 3 siswa (37,5%) yang mencapai target ketuntasan belajar dengan nilai 65. Siswa masih lemah dalam “FPB dan KPKâ€. Kondisi seperti ini memerlukan perhatian dari guru untuk melakukan perbaikan pembelajaran. Pemecahan masalah yang dilakukan guru yaitu dengan melakukan Pendekatan pembelajaran Open Ended (OE) dengan membentuk kelompok besar dan kelompok kecil agar latihan siswa lebih intensif. Dengan Pendekatan pembelajaran Open Ended (OE), siswa saling membantu temannya yang lemah dalam “FPB dan KPKâ€. Dalam penelitian ini, pelatihan ditekankan pada peningkatan kemampuan “FPB dan KPKâ€.Penelitian ini menggunakan jenis PTK (penelitian tindakan kelas), dilaksanakan di SD Negeri Gemawang Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang pada bulan Agustus – Oktober 2019. Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah: siswa kelas IV yang berjumlah 8 siswa.Hasil penelitian : (1) Hasil belajar siswa dalam pembelajaran Matematika tentang “FPB dan KPKâ€Â pada kelas IV SD Negeri Gemawang Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang melalui pendekatan pembelajaran Open Ended (OE) meningkat: (a) Pada Kondisi awal yang rata-rata 58,13; (b) Pada Siklus I rata-rata 65,61; (c) Pada Siklus II hasil belajar rata-rata 70; (2) Ketuntasan hasil belajar siswa mengalami peningkatan dalam pembelajaran Matematika tentang “FPB dan KPKâ€Â pada kelas IV SD Negeri Gemawang Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang melalui pendekatan pembelajaran Open Ended (OE), yaitu : (a) Pada Kondisi awal yang mencapai dengan ketuntasan belajar ada 3 siswa (37,5%); (b) Pada Siklus I yang mencapai dengan ketuntasan belajar ada 4 siswa (50,0%); (c) Pada Siklus II yang mencapai dengan ketuntasan belajar ada 7 siswa (87,5%).