Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya Pemanfaatan LKS dan kemandirian belajar yang dapat berpengaruh terhadap prestasi belajar Pendidikan Kewarganegaragaan siswa kelas VII MTs NU Ungaran Kabupaten Semarang. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah pengaruh pemanfaatan lembar kerja siswa (LKS) dan kemandirian belajar terhadap prestasi belajar pendidikan kewarganegaraan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan LKS dan kemandirian belajar terhadap prestasi belajar Pendidikan Kewarganegaraan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Hal ni dikarenakan data yang diperoleh dan diolah dengan angka-angka statistik. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII dengan populasi 262 dan sampel 67. Tehnik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Angket digunakan untuk mencari data variabel pemanfaatan LKS dan kemandirian belajar sedangkan dokumentasi untuk mencari data variabel prestasi belajar Pendidikan Kewarganegaraan, sedangkan analisis data menggunakan analisis korelasi analisis regresi, uji hipotesis dan analisis determinasi dengan bantuan SPSS 21. Berdasarkan hasil perhitungan korelasi dapat diketahui bahwa nilai sig pemanfaatan LKS (X1) sebesar 0,000 < sig α 0,05 kemandirian belajar(X2) sebesar 0,001 ≤ α 0,05 dan r hitung pemanfaatan LKS (X1) sebesar 0,572 sedangkan r hitung kemandirian belajar (X2) sebesar 0,411. Di dapat persamaan linier Y = 0,584 + 0,470 + 0,421 dan analisis determinasi 63,7%. Dari pengumpulan data, pengolahan data dan analisis data Sehingga ada pengaruh secara signifikan antara pemantaafan LKS X1 dan kemandirian belajar X2 terhadap prestasi belajar Pendidikan Kewarganegaraan siswa kelas VII MTs NU Ungaran Kabupaten Semarang