Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pelajaran PKn masih terkesan membosankan siswa sulit memahami materi yang disampikan oleh guru. Rumusan masalahnya yaitu apakah ada pengaruh penggunaan media video pembelajaran dengan tidak menggunakan media video pembelajaran terhadap minat belajar mata pelajaran PKn. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak pengaruh penggunaan media video pembelajaran dengan tidak menggunakan media video pembelajaran terhadap minat belajar mata pelajaran PKn siswa kelas IX di MTs NU Ungaran. Model penelitian yang digunakan adalah penelitian quasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah kelas IX C dan IX E yang berjumlah 64 siswa. Sampel penelitian diambil sebanyak dua kelas. Kelas yang dipilih kelas IX C sebagai kelas eksperimen dan IX E sebagai kelas kontrol.teknik sampel adalah menggunakan Sampling Jenuh. Variabel-variabel yang diteliti meliputi: pengaruh penggunaan media video pembelajaran terhadap minat belajar mata pelajaran PKn dan penggunaan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah menyebarkan angket minat belajar untuk mengukur terkait minat belajar menggunakan media video pembelajaran. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis bantuan program SPSS versi 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media video terhadap minat belajar pada mata pelajaran PKn di MTs NU Ungaran. Hal ini dapat dilihat pada pengujian hipotesis yang menggunakan Uji T. Hasil analisis diketahui bahwa nilai  sebesar 3,267 dengan sig 0,002 < 0,05. Pada taraf signifikansi 5% dengan db = n-k = 32-2 diperoleh = 2,042, maka  >  3,267 > 2,042 Dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima.