Bonita, Eva
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Golden Age : Perkembangan Anak Usia Dini dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Islam Bonita, Eva; Suryana, Ermis; Hamdani, M. Imron; Harto, Kasinyo
Tarbawiyah Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 6 No 2 (2022): Tarbawiyah : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/tarbawiyah.v6i2.5537

Abstract

This study aims to discuss the golden age, the developmental tasks of infancy, and their implications for Islamic education. The method used in this paper is a type of library research and is complemented by field observations. The results showed that during this period many patterns of behavior and attitudes were formed as well as patterns of emotional expression or known as the golden age. Infancy lasts for the first two years after the newborn period. The golden period of growth and development is a very effective period in maximizing the intelligence potential of every baby to create quality human resources. The stages of human infant development are at the sensorimotor stage. and in infancy physical development can be observed clearly, at the age of six months the growth and development is rapid. At an early age, all aspects of development during the growth period influence each other. That is, in the absence of one of these aspects, whether physical, emotional, intellectual, social or religious, then all aspects of individual development influence each other. The golden age can provide solutions to the problems of Islamic education by developing Kamil's personality from an early age.
Optimalisasi Pembelajaran Mahasiswa Magister Pendidikan Agama Islam Yang Bekerja: Studi Tentang Motivasi Dan Strategi Belajar dalam Mendukung Kesuksesan Akademik Bonita, Eva; Suryana, Ermis; Elhefni, Elhefni
Bahasa Indonesia, Bahasa English Vol 7 No 2 (2024): Muaddib: Islamic Education Journal
Publisher : Program Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muaddib.v7i2.29090

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi belajar mahasiswa magister Pendidikan Agama Islam yang bekerja, mengidentifikasi strategi belajar yang mereka gunakan, serta mengeksplorasi kontribusi keduanya terhadap kesuksesan akademik. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan sepuluh mahasiswa aktif Program Magister Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang yang juga bekerja. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, serta dianalisis secara naratif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar mahasiswa terbentuk dari kombinasi antara motivasi intrinsik dan ekstrinsik. Motivasi intrinsik mencakup dorongan spiritual, komitmen religius, dan keinginan memperbaiki kualitas diri sebagai bentuk ibadah dan tanggung jawab moral. Sementara itu, motivasi ekstrinsik mencakup dorongan untuk peningkatan karier, tuntutan profesional, serta pencapaian pengakuan sosial. Dalam hal strategi belajar, mahasiswa menunjukkan kedisiplinan tinggi dalam merancang jadwal belajar yang realistis, menggunakan teknik belajar aktif seperti membaca kritis, mencatat poin penting, mengulang materi secara teratur, serta melakukan manajemen konsentrasi dan waktu yang efektif. Mereka juga mengembangkan mekanisme adaptasi untuk mengatasi tekanan pekerjaan tanpa mengorbankan komitmen akademik. Temuan ini juga mengindikasikan bahwa keberhasilan akademik mahasiswa magister yang bekerja tidak hanya dipengaruhi oleh faktor kognitif semata, tetapi juga sangat ditentukan oleh kekuatan motivasional dan strategi belajar yang terstruktur. Kombinasi keduanya terbukti mampu meningkatkan efektivitas belajar, ketahanan dalam menghadapi tantangan, dan pencapaian hasil studi yang optimal.