Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi portofolio saham blue chip Indonesia dengan menggunakan Teori Markowitz serta mengkaji perannya dalam mengoptimalkan keseimbangan antara risiko dan tingkat pengembalian investasi. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menelusuri artikel ilmiah periode 2020–2025 melalui Google Scholar, kemudian diseleksi menggunakan kriteria inklusi dan dianalisis dengan pendekatan SPIDER (Sample, Phenomenon of Interest, Design, Evaluation, Research Type) untuk mengidentifikasi temuan-temuan empiris terkait penerapan Model Markowitz pada saham LQ-45 dan IDX30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model Markowitz mampu membentuk portofolio efisien melalui pendekatan mean-variance dengan mempertimbangkan varians dan kovarians antar saham, sehingga diversifikasi yang dilakukan tidak hanya menyebar aset, tetapi juga mengoptimalkan kombinasi berdasarkan korelasi antar saham; portofolio optimal yang terbentuk umumnya hanya terdiri dari sebagian saham blue chip yang memiliki kontribusi risiko paling rendah terhadap portofolio secara keseluruhan, serta menghasilkan kombinasi return maksimal pada tingkat risiko tertentu atau risiko minimal pada tingkat return yang diharapkan. Selain itu, dibandingkan dengan Model Indeks Tunggal, Model Markowitz memiliki keunggulan dalam ketepatan analisis kovarians, meskipun lebih kompleks dalam perhitungan. Simpulan, bahwa Teori Markowitz efektif sebagai dasar pembentukan portofolio saham blue chip yang rasional dan terukur di pasar modal Indonesia, karena mampu meningkatkan efisiensi investasi melalui optimasi risiko dan return, sehingga dapat menjadi acuan strategis bagi investor dalam pengambilan keputusan investasi.