Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Local Genious ‘Sedulur Papat Limo Pancer’ sebagai Basis Moral Universal di Tengah Problem Disrupsi Rohman, Ahmad Fatkhur
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiis.v11i1.90683

Abstract

Globalisasi telah menciptakan efek yang luar biasa bagi kehidupan manusia. Lunturnya mentalitas dan merosotnya moralitas adalah konsekuensi logis efek negatif yang diciptakan oleh era disrupsi, seperti hilangnya akses lokalitas budaya dan maraknya perilaku-perilaku amoral. Tujuan penelitian ini secara umum diarahkan pada upaya pengangkatan kembali local genious sebagai basis identitas suatu masyarakat. Adapun secara khusus, penelitian ini berusaha menganalisis dan mempertanyakan kembali bagaiamana relevansi filosofis local genious masyarakat Jawa Sedulur Papat Limo Pancer sebagai nilai dalam mengatasi efek negatif yang ditimbulkan oleh era disrupsi. Menggunakan metode kualitatif studi pustaka dengan pendekatan meta-filosofis, penelitian ini mengungkapkan bagaimana filosofi Sedulur Papat Limo Pancer membentuk nilai-nilai luhur seperti eling lan waspodo, sabar lan legowo, harmoni dengan alam, penyelarasan jasmani dan rohani serta memahami konsep sangkan paraning dumadi sebagai moral universal dan solusi menjawab persoalan-persoalan manusia modern. Hasil penelitian ini menunjukkan bagaimana konsep Sedulur Papat Limo Pancer memiliki pandangan yang rasional, yang menempatkan manusia sebagai pusat, pengendali pikiran dan alam semesta. Penelitian ini juga memberikan pandangan baru bagaimana local genious bisa menjadi basis nilai-nilai positif dalam mengawal kehidupan masyarakat modern dengan tetap kritis, berbudaya, bersosial, dan harmoni dengan alam. Oleh sebab itu, kampanye untuk melestarikan sebuah tradisi atau local genious sangat penting di era saat ini. Adapun salah satu instrumen yang bisa digunakan adalah melalui dunia pendidikan.
Ensuring the safety of students in pesantren: A study on the ministry of religious affairs' role in handling violence cases Rahmawati, Dini; Rohman, Ahmad Fatkhur
Jurnal Anifa: Studi Gender dan Anak Vol 6 No 1 (2025): June 2025
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/anifa.v6i1.10429

Abstract

Cases of violence within pesantren (Islamic boarding schools) continue to occur. According to data from the Indonesian Teachers Union Federation (FSGI), 101 children were recorded as victims of sexual violence in schools between January and August 2024—all within educational institutions, across eight different cases. Of these, three cases occurred in boarding schools, while the other five took place in institutions under the supervision of the Ministry of Religious Affairs. This qualitative descriptive study, based on a literature review, aims to analyze two key policies: the Decree of the Director General of Islamic Education No. 1262 of 2024 concerning Technical Guidelines for Child-Friendly Care in Islamic Boarding Schools, and the Minister of Religious Affairs Regulation No. 73 of 2022 on the Prevention and Handling of Sexual Violence in Educational Institutions under the Ministry of Religious Affairs. Data sources include articles, journals, books, and other relevant literature on violence in pesantren environments. The findings reveal that, despite the issuance of these regulatory policies, cases of violence in pesantren persist. The study underscores the urgent need to strengthen and clarify evaluation and enforcement mechanisms at all institutional levels to effectively prevent and address such cases.